
Tiket Persik Kediri vs Persebaya Surabaya sudah dijual di pekan ke-12, Jumat (7/11). (Persik Kediri)
JawaPos.com—Panitia pelaksana pertandingan Persik Kediri hanya mencetak tujuh ribu tiket untuk laga menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat (7/11).
Jumlah ini sangat kecil dibanding kapasitas stadion yang mampu menampung hingga 40 ribu penonton atau sekitar 5,7 persen saja. Derby Jatim pada pekan ke-11 Super League 2025/2026 ini sudah mencuri perhatian sejak jadwal diumumkan.
Pertemuan kedua tim selalu menyajikan atmosfer yang kuat, baik di lapangan maupun di luar stadion. Panpel Persik menyediakan dua kategori tiket, yaitu Ekonomi dan VIP, sesuai pembagian area tribun yang digunakan.
Pengaturan ini juga untuk memastikan penonton tertata dengan baik saat pertandingan digelar malam hari. Untuk tiket Ekonomi, harga ditetapkan Rp 75 ribu. Sedangkan kategori VIP dilepas dengan harga Rp 100 ribu.
Namun panpel memberikan dispensasi khusus untuk Persikmania yang datang langsung ke Gresik mendukung tim. Harga tiket Ekonomi untuk suporter Persik diturunkan menjadi Rp 65 ribu.
Tri Widodo, Ketua Panpel Persik, menyebut kebijakan ini sebagai bentuk penghargaan kepada para pendukung yang rela menempuh perjalanan jauh.
“Untuk Persikmania kita turunkan Rp 65 ribu. Harganya lebih murah dengan selisih Rp 10 ribu untuk kategori Ekonomi,” ujar Tri Widodo.
Dia menambahkan Persikmania akan ditempatkan di area tribun VIP sebagai bentuk apresiasi.
“Kami akan tempatkan Persikmania di tribun VIP. Kami harus apresiasi suporter yang datang dari Kediri dan sekitarnya,” kata Tri Widodo.
Tri menjelaskan, pertandingan malam hari membuat Persikmania harus menambah waktu dan biaya perjalanan.
“Mereka harus melakukan perjalanan jauh ke Gresik. Apalagi pertandingan nanti digelar malam hari,” ungkap Tri Widodo.
Meski hubungan Persik dan Persebaya dikenal harmonis, panpel tetap menerapkan larangan kehadiran Bonek di stadion. Suporter tim tamu dipastikan tidak mendapat alokasi tiket.
Tri Widodo menegaskan kebijakan ini bukan karena adanya gesekan antara kedua kelompok suporter.
“Kami punya hubungan baik dengan Persebaya, tapi maaf, meski kami punya hubungan baik dengan Bonek Mania, kami terapkan larangan menyaksikan pertandingan di stadion,” tutur Tri Widodo.
Menurut dia, fokus panpel dan klub saat ini adalah memastikan pertandingan berjalan kondusif. Pihaknya ingin laga besar ini berlangsung dan tetap nyaman untuk semua pihak yang hadir.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
