Persebaya Surabaya siap jamu Persija Jakarta di pekan ke-9 Super League 2025/2026. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya resmi membuka penjualan tiket laga klasik kontra Persija Jakarta mulai hari ini, Sabtu 4 Oktober 2025, pukul 16.00 WIB. Tiket bisa dibeli melalui website resmi www.persebaya.id dan Aplikasi Persebaya Selamanya.
Pertandingan penuh gengsi ini akan digelar pada Sabtu, 18 Oktober 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Kickoff dijadwalkan pukul 19.00 WIB, menjadi partai utama yang ditunggu-tunggu di pekan ke-9 Super League 2025/2026.
Persebaya Surabaya vs Persija bukan hanya sekadar pertandingan biasa. Ini adalah laga klasik yang selalu sarat sejarah, persaingan, dan tentu saja atmosfer luar biasa dari para suporter kedua tim.
Di lapangan, duel ini hampir selalu berlangsung panas dan penuh drama. Namun di tribun, Bonek dan Jakmania menunjukkan wajah persaudaraan dengan dukungan yang penuh warna.
Tak heran jika tiket laga ini dipastikan menjadi buruan sejak hari pertama dibuka. Antusiasme Bonek dan Bonita sudah terlihat di berbagai lini media sosial dengan komentar penuh semangat dan rasa bangga.
“Adem ????????????” tulis salah satu Bonek yang tak sabar menantikan momen spesial ini. “Otw dengan rasaaa banggaaaaa!!!” sahut lainnya penuh antusias.
Tak sedikit pula yang menuliskan pesan pertemuan dengan semangat persaudaraan. “SAMPAI JUMPA????????”, “Seyouu????????”, dan “See you, Lur! ????????✨????????” menjadi bukti pertandingan ini selalu ditunggu-tunggu dengan cara yang istimewa.
Persebaya Surabaya tentu ingin memanfaatkan dukungan penuh Bonek di Gelora Bung Tomo. Dukungan masif suporter diyakini akan menjadi energi tambahan bagi skuad Green Force.
Di sisi lain, Persija datang dengan motivasi besar untuk mencuri poin di markas lawan. Laga ini pun diyakini akan berjalan ketat karena kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan.
Super League musim 2025/2026 sudah memasuki pekan ke-9, dan pertandingan ini bisa menjadi penentu posisi di papan atas. Persebaya Surabaya dan Persija sama-sama memiliki misi besar untuk menjaga konsistensi.
Pertemuan dua klub besar dari dua kota terbesar di Indonesia ini selalu menghadirkan cerita baru. Dari segi kualitas permainan hingga koreografi suporter, semuanya selalu menjadi sorotan nasional.
Panasnya atmosfer di lapangan justru berbanding terbalik dengan ademnya persaudaraan di luar lapangan. Itulah yang membuat laga klasik ini berbeda dari rivalitas lainnya di sepak bola Indonesia.
Sejak jauh hari, para Bonek sudah menantikan momen ini. Mereka menyiapkan diri untuk memenuhi Gelora Bung Tomo dengan nyanyian, koreografi, dan dukungan yang tanpa henti.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
