Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Mei 2023 | 01.15 WIB

Cerita Rizky Ridho saat Tenangkan Timnas U-22 saat Rusuh Melawan Timnas Thailand

Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri (tengah) bersama Kapten Timnas U-22 Rizky Ridho (kiri), dan pemain Timnas U-22 asal Papua Jeam Kelly (kanan) di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (19/5). - Image

Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri (tengah) bersama Kapten Timnas U-22 Rizky Ridho (kiri), dan pemain Timnas U-22 asal Papua Jeam Kelly (kanan) di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (19/5).

 
 
JawaPos.com - Kapten Timnas U-22 Rizky Ridho buka suara saat dirinya berupaya untuk meredam emosi teman-teman satu timnya saat laga panas melawan Timnas Thailand dalam ajang Final sepakbola di SEA Games 2023.
 
Ridho menyatakan bahwa hal itu memang perlu dilakukan lantaran dirinya takut Indonesia akan disanksi FIFA jika kerusuhan berlanjut.
 
"Ya harus bisa kontrol emosi aja. Kalau saya sendiri kan saya juga takut kalau kena sanksi FIFA kan, buat apa?" ujarnya kepada wartawan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) usai pawai, Jumat (19/5).
 
"Saya masih muda. Karir saya masih panjang. Daripada saya kena sanksi FIFA, biar saya lerai aja mereka," imbuhnya.
 
 
Ia mengaku bersyukur bahwa aksinya tersebut dapat menenangkan kembali emosi rekan-rekannya yang mendapat provokasi dari pihak lawan. Hingga akhirnya timnas menyabet medali emas.
 
Usai seluruh rangkaian pertandingan yang memakan banyak tenaga di Kamboja, pria asal klub Persija itu mengaku akan pulang ke kampung halamannya di Surabaya besok, Sabtu (20/5).
 
"Mau ketemu orang tua dulu aja mungkin," singkatnya.
 
 
Sebelumnya, dalam pertandingan final melawan Timnas Thailand, Indonesia sebenarnya berada di atas angin, terutama di babak pertama ketika Muhammad Ramadhan Sananta mencetak dua gol pada menit ke-20 dan 47.
 
Dua gol di babak pertama itu pun terbilang spektakuler. Gol pertama, misalnya. Sananta mencetak gol sundulan memanfaatkan umpan jauh dari lemparan ke dalam yang dilakukan Alfeandra Dewangga. Bola disambut sundulan Sananta yang sempat mengenai kaki pemain Thailand sebelum membobol gawang lawan.
 
Gol kedua Sananta tercipta tak kalah bagus. Diawali bola panjang dari belakang kiriman Rizky Ridho, bola tidak dapat dihalau oleh Jonathan Kemdee, untuk kemudian disambar sepakan kaki kanan Sananta yang melambung dan masuk ke gawang Thailand yang sudah kosong.
 
 
Gol kedua tersebut sempat dikritik kubu Thailand karena diklaim sebagai tendangan fair play. Namun, wasit Kassem Matar Al-Hatmi asal Oman mengesahkan gol tersebut.
 
Sementara di babak kedua, drama terjadi ketika Thailand berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gol diciptakan Anan Yodsangwal dan Yotsakorn Burapha.
 
Khusus gol kedua Thailand, kericuhan sempat terjadi setelah para pemain beserta staf ofisial Negeri Gajah Putih berlari di depan bangku cadangan Indonesia. Wasit akhirnya memberikan kartu merah kepada pemain cadangan Indonesia beserta ofisial Thailand.
 
Indonesia dan Thailand akhirnya melanjutkan pertandingan di babak tambahan. Di sini, stamina kedua tim sudah mulai melorot walau cooling break diberlakukan.
 
Namun, Indonesia masih memiliki mental yang kuat untuk menang. Garuda Nusantara akhirnya mencetak tiga gol berkat Irfan Jauhari, Fajar Fathurrahman, dan Beckham Putra.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore