Persebaya Surabaya punya modal apik jamu Persija Jakarta usai raih poin di kandang Dewa United. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Eduardo Perez tak bisa menutupi rasa bangganya setelah Persebaya Surabaya sukses membawa pulang satu poin penting dari markas Dewa United. Meski bermain dengan sepuluh pemain, Green Force tetap mampu menjaga kualitas permainan dan memperlihatkan karakter pantang menyerah yang jadi modal apik menjamu Persija Jakarta di pekan berikutnya.
Laga yang berlangsung di Stadion Banten Internasional, Jumat (26/9/2025), menjadi bukti nyata ketangguhan mental Persebaya Surabaya.
Bermain di bawah tekanan lawan dan situasi tidak menguntungkan, Green Force tetap mampu bangkit dengan penuh determinasi.
Menurut Eduardo Perez, perjuangan timnya kali ini tidak bisa dianggap biasa.
Ia menegaskan para pemain pantas mendapatkan apresiasi karena mampu mempertahankan ritme permainan meski kehilangan satu pemain sejak babak pertama.
“Kami bermain dengan sepuluh orang selama 15 hingga 20 menit terakhir, tapi anak-anak menunjukkan semangat luar biasa. Saya hanya bisa mengucapkan selamat kepada pemain karena mereka tahu apa yang harus dilakukan di lapangan,” ungkap Perez usai pertandingan.
Persebaya Surabaya memang harus menghadapi ujian berat setelah Dejan Tumbas diganjar kartu merah di menit ke-38. Kondisi ini membuat Dewa United semakin gencar menekan pertahanan Green Force di babak kedua.
Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil ketika Septian berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-69.
Gol tersebut sempat membuat Persebaya Surabaya berada dalam posisi tertekan dan kesulitan membangun serangan.
Namun, semangat juang Persebaya Surabaya belum padam hingga menit akhir pertandingan. Tim tamu justru mendapatkan peluang emas ketika Catur Pamungkas dilanggar kiper Dewa United di kotak penalti.
Kesempatan tersebut tidak disia-siakan oleh Bruno Moreira yang ditunjuk sebagai eksekutor. Dengan penuh ketenangan, striker asing itu menaklukkan penjaga gawang lawan di menit ke-90+10 untuk memastikan skor imbang 1-1.
Perez menilai penalti tersebut menjadi momentum penting bagi Persebaya Surabaya untuk tetap menjaga kepercayaan diri.
Menurutnya, keberanian Moreira dalam mengambil tanggung jawab menunjukkan mentalitas tinggi yang dimiliki timnya.
“Kami memiliki beberapa peluang, termasuk penalti yang menjadi kesempatan pertama. Namun, di situasi sulit ini, kami berhasil menunjukkan kualitas permainan yang luar biasa,” tambah Perez.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
