
Persija Jakarta bertekad bangkit siap hadapi Borneo FC di pekan ketujuh BRI Super League 2025/2026. (ig persija)
JawaPos.com-Persija Jakarta menatap pekan ketujuh BRI Super League 2025/2026 dengan tekad bangkit. Kekalahan 0-2 dari PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, menjadi peringatan dini bagi Macan Kemayoran yang sedang mengejar konsistensi di awal musim.
Secara statistik Persija sebenarnya mendominasi permainan. Mereka menguasai bola hingga 76 persen, menciptakan delapan tembakan, dan membukukan akurasi operan 84 persen.
Angka itu jauh di atas catatan PSM yang hanya 63 persen. Namun dominasi tersebut tak mampu diubah menjadi gol, menyoroti kelemahan dalam penyelesaian akhir dan efektivitas serangan.
Pelatih Mauricio Souza menilai kekalahan di Parepare bukan tanda kerapuhan tim, melainkan alarm untuk bekerja lebih keras. Baginya, hasil minor di pekan keenam adalah momentum evaluasi.
Persija perlu mengasah ketajaman lini depan agar penguasaan bola yang tinggi bisa berbuah kemenangan. Dengan 34 pertandingan dalam satu musim, hasil buruk ini masih bisa ditebus.
Fokus penuh kini diarahkan ke laga tandang menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu 28 September 2025. Mauricio dan staf pelatih mempersiapkan tim secara menyeluruh, dari fisik hingga mental, demi mengamankan tiga poin penting.
Persija akan mengandalkan para pemain kunci untuk menjaga keseimbangan permainan, sementara lini pertahanan diminta waspada menghadapi agresivitas tuan rumah. Dominasi di tengah lapangan yang sudah terbukti di Parepare diharapkan tetap terjaga, namun dengan penyelesaian yang lebih klinis.
Pertandingan melawan Borneo FC menjadi kesempatan bagi Macan Kemayoran untuk kembali ke jalur kemenangan sekaligus memperbaiki posisi di klasemen. Meski menghadapi lawan yang sedang dalam performa positif, mental tim tetap tegak dan optimistis menghadapi tantangan.
Laga di Samarinda dijadwalkan berlangsung pada Minggu pukul 19.00 WIB dan akan menjadi ujian penting bagi Persija dalam perjalanan panjang musim BRI Super League.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
