Skuad Timnas Indonesia U-23 (Instagram @jensraven9)
JawaPos.com – Timnas Indonesia U-23 harus mengakhiri langkahnya di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Korea Selatan.
Kekalahan ini membuat Garuda Muda gagal melangkah ke putaran final. Ada 4 faktor utama yang memengaruhi kegagalan Timnas U-23 dalam kompetisi ini, seperti dilansir dari laman resmi Kita Garuda pada Rabu (10/9).
1. Start Buruk di Awal Laga
Gol cepat Korea Selatan pada menit keenam langsung mengubah arah permainan. Timnas U-23 kehilangan konsentrasi sejak awal, sehingga lawan mampu memanfaatkan celah.
Sepakan Hwang Doyun yang mengenai mistar sebelum masuk gawang menjadi pukulan mental. Meski berusaha bangkit, Garuda Muda tetap kesulitan mengontrol tempo permainan. Start buruk ini menjadi titik awal kegagalan di laga penentuan.
2. Penyelesaian Akhir yang Tumpul
Meski menciptakan sejumlah peluang, Timnas U-23 tidak mampu menuntaskannya menjadi gol. Hokky Caraka gagal memanfaatkan dua kesempatan emas yang ia peroleh di babak pertama.
Upaya Dion Markx, Arkhan Fikri, hingga sundulan Kadek Arel dan Rahmat Arjuna juga tidak menemui sasaran. Kerapatan pertahanan Korea makin memperburuk situasi. Ketidakmampuan memaksimalkan peluang jelas menjadi faktor besar gagalnya Garuda Muda.
3. Pergantian Pemain Kurang Memberikan Dampak
Pelatih Gerald Vanenburg mencoba mengubah situasi dengan sejumlah pergantian pemain di babak kedua. Masuknya Kakang Rudianto, Robi Darwis, Jens Raven, hingga Frengky Missa tidak banyak memberi perbedaan.
Indonesia memang lebih menekan, tetapi kualitas serangan tetap buntu di lini akhir. Kreativitas permainan juga belum terlihat meski tenaga segar sudah dimasukkan. Strategi rotasi ini tidak mampu memecah kebuntuan hingga laga usai.
4. Konsistensi Performa di Grup J
Sepanjang penyisihan Grup J, Timnas U-23 tampil inkonsisten. Mereka hanya mengumpulkan empat poin dari tiga pertandingan, hasil satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
