
Kapten Timnas Lebanon Mohamad Haidar minta maaf atas strategi keras timnya usai laga imbang lawan Timnas Indonesia di Surabaya. (@thelfadotcom/Antara)
JawaPos.com-Pertandingan FIFA Match Day antara Indonesia melawan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (8/9), berakhir tanpa gol. Namun, laga ini menyisakan cerita menarik, mulai dari permintaan maaf kapten Lebanon Mohamad Haidar hingga evaluasi pelatih Patrick Kluivert dan kapten Indonesia Jay Idzes.
Lebanon tampil ultradefensif dengan mengandalkan formasi rapat di belakang, disertai permainan keras yang membuat mereka menerima lima kartu kuning. Haidar, pemain veteran berusia 35 tahun dengan 90 caps, mengakui strategi tersebut tidak enak dipandang.
"Mohon maaf atas apa yang terjadi. Inilah sepak bola. Kami tidak ingin bermasalah dengan pemain lawan atau ofisial. Tapi dalam situasi ini, kami sulit memainkan gaya menyerang selama 90 menit," kata Haidar.
Dia bahkan membandingkan situasi timnya dengan Indonesia jika kelak berhadapan dengan tim kuat dunia.
"Kalau nanti melawan Argentina atau Brasil, Indonesia pun akan melakukan hal yang sama, bertahan total, mengulur waktu, dan memainkan formasi 5-3-2 atau 5-4-1," tambah Haidar.
Meski demikian, Haidar puas dengan hasil imbang ini setelah sebelumnya Lebanon menaklukkan Qatar 1-0.
"Secara taktik, kami bermain baik. Liga kami belum mulai, kondisi belum optimal, tapi bisa menahan tim besar seperti Indonesia adalah pencapaian," tambah Haidar.
Sementara itu, pelatih Indonesia Patrick Kluivert menilai pertahanan rapat Lebanon menjadi kendala terbesar timnya untuk mencetak gol.
"Mereka benar-benar bertahan di area sendiri. Itu membuat peluang sulit dikonversi menjadi gol," ucap Patrick Kluivert.
Kluivert juga menyoroti tensi tinggi yang muncul akibat permainan keras lawan. Namun dia bersyukur tidak ada pemain Garuda yang mengalami cedera.
"Kami punya dua laga penting bulan depan, jadi semua pemain harus tetap sehat. Yang jelas, saya melihat progres positif dari tim selama 10 hari terakhir," tandas Patrick Kluivert.
Dengan hasil ini, Timnas Indonesia menutup rangkaian FIFA Match Day September dengan satu kemenangan atas Taiwan (6-0) dan satu hasil imbang melawan Lebanon.
Fokus kini tertuju pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, menghadapi tuan rumah Arab Saudi dan Irak bulan depan.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
