Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 05.42 WIB

Tak Tinggal Diam! Ini 7 Pemain Timnas Indonesia yang Ikut Menyuarakan Darurat Demokrasi, Justin Hubner Juga Ikut Bersuara

Justin Hubner ikut bersuara tentang demokrasi di Indonesia (Dok. Instagram) - Image

Justin Hubner ikut bersuara tentang demokrasi di Indonesia (Dok. Instagram)

JawaPos.com-Indonesia kembali dihantam gelombang keprihatinan mendalam setelah tragedi yang menimpa Affan Kurniawan, 21, seorang driver ojek online yang tewas tertabrak kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi buruh di Jakarta, Kamis (28/8). Peristiwa ini tidak hanya menggemparkan masyarakat umum, tetapi juga menggerakkan hati para bintang sepak bola Indonesia untuk angkat bicara.

Tujuh pemain Timnas Indonesia ikut menyuarakan keprihatinan mereka terkait kondisi demokrasi Tanah Air. Dari pemain lokal hingga yang berkarir di luar negeri, mereka bersatu dalam satu suara kepedulian terhadap sesama anak bangsa.

Massa menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta dengan aksi bertajuk Gerakan Buruh Indonesia Bergerak: Wujudkan Kedaulatan Rakyat, Hapus Penindasan dan Penghisapan, yang dipimpin Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) bersama Koalisi Serikat Pekerja dan Partai Buruh.

Namun, sebuah peristiwa tragis terjadi dan membuat seluruh bangsa Indonesia berduka. Affan Kurniawan, seorang driver ojek online berusia 21 tahun, meninggal dunia setelah tertabrak dan terlindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kronologi tragis ini bermula ketika Affan sedang dalam perjalanan mengantarkan pesanan. Perjalanannya terhambat karena kemacetan di sekitar gedung DPR akibat kerumunan massa demonstrasi.

Di saat bersamaan, kendaraan taktis Brimob melaju dari arah berlawanan untuk membubarkan massa. Affan yang terjebak di lokasi tidak sempat menghindar dan akhirnya menjadi korban tragis keadaan.

Meski sempat dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), nyawa pemuda yang sedang berjuang mencari nafkah ini tidak tertolong. Detik-detik tragis tersebut terekam kamera warga dan viral di media sosial, langsung memicu kemarahan publik dengan tagar RIP Demokrasi dan RIP Indonesia Democracy yang trending di berbagai platform.

7 Bintang Timnas Indonesia yang Berani Bersuara

Peristiwa mencekam ini ternyata menggerakkan hati para pemain Timnas Indonesia untuk angkat bicara. Tidak tanggung-tanggung, tujuh nama besar sepak bola Indonesia ikut menyuarakan keprihatinan mereka:

1. Rizky Ridho (Persija Jakarta)
Kapten Persija Jakarta ini tidak hanya bersuara di media sosial, tetapi juga menunjukkan aksi nyata di lapangan. Saat Persija menang telak 3-1 atas Dewa United di Banten International Stadium, Jumat (29/8), Rizky Ridho menjadi satu-satunya pemain yang berani mengenakan pita hitam sebagai bentuk penghormatan.

"Awalnya semua pemain pengen pake pita hitam tapi terkendala harus izin ke LIB dulu. Ridho tetap ngotot mau pake, akhirnya cuma Ridho yang pake pita hitam di match tadi," ungkap sumber dari @jakonline01.

2. Rio Fahmi (Persija Jakarta)
Bek andalan Persija Jakarta ini ikut menyuarakan keprihatinan melalui media sosial. Sebagai rekan setim Rizky Ridho, Rio Fahmi menunjukkan solidaritas yang tinggi terhadap tragedi yang menimpa Affan Kurniawan.

3. Zahaby Gholy (Persija Jakarta)
Bek muda Persija yang juga masuk Timnas Indonesia kelompok ini tidak ketinggalan ikut bersuara.

4. Dendy Sulistyawan (Bhayangkara FC)
Dendy Sulistyawan yang berstatus sebagai polisi, ikut menyarakan keprihatinan, pemain Bhayangkara FC ini mengunggah tren Demokrasi di Indonesia melalui Instagramnya.

5. Ivar Jenner (FC Utrecht)
Yang menarik, kepedulian ini juga datang dari pemain Timnas yang berkarier di luar negeri. Ivar Jenner, yang saat ini membela FC Utrecht di Eredivisie Belanda, ikut menyuarakan keprihatinannya dari jauh, menunjukkan bahwa jarak geografis tidak menghalangi rasa cinta Tanah Air.

6. Justin Hubner (Fortuna Sittard)
Bek naturalisasi yang kini membela Fortuna Sittard ini juga tidak ketinggalan bersuara. Justin Hubner membuktikan bahwa keputusannya memilih Indonesia bukan hanya untuk karier sepak bola, tetapi juga karena benar-benar mencintai bangsa ini dengan segala permasalahannya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore