Diego Mauricio jadi harapan baru Bonek di Persebaya Surabaya. (Instagram @di_mauricio_)
JawaPos.com — Bonek benar-benar tak sabar menantikan debut striker anyar Persebaya Surabaya, Diego Mauricio. Kehadirannya dianggap sebagai harapan baru di tengah tumpulnya lini depan Green Force yang belum juga mencetak gol di dua laga awal Super League 2025/2026.
Persebaya Surabaya secara resmi mengumumkan kedatangan penyerang asal Brasil berusia 34 tahun itu. Setelah menjalani tes medis di Surabaya, Diego dipastikan fit dan siap menandatangani kontrak di Gelora Bung Tomo.
Euforia kedatangan Diego langsung terasa di kalangan Bonek. Berbagai komentar membanjiri akun resmi Persebaya Surabaya, mulai dari doa, harapan besar, hingga keyakinan striker asal Brasil itu bakal jadi mesin gol.
“Kapan isok main? Semoga lebih gacor, kami haus gol kamu,” tulis salah satu Bonek penuh antusias.
Tak sedikit pula yang yakin Diego bisa menjadi calon top skor musim ini dan membawa Persebaya Surabaya kembali bersaing di papan atas.
Kegelisahan Bonek bukan tanpa alasan. Hingga pekan kedua Super League musim ini, lini depan Persebaya Surabaya masih mandul karena satu-satunya gol Green Force justru datang dari gelandang, Francisco Rivera.
Dengan kondisi itu, kehadiran Diego dianggap sebagai solusi tepat. Pengalaman panjangnya bermain di berbagai kompetisi dunia membuat Bonek percaya ia bisa menjadi jawaban atas krisis gol Persebaya Surabaya.
Diego Mauricio lahir di Rio de Janeiro, Brasil, pada 25 Juni 1991. Dengan postur 1,83 meter dan kaki kanan dominan, ia dikenal sebagai striker yang mengandalkan kecepatan, kelincahan, dan insting tajam di depan gawang.
Karier profesionalnya dimulai di Flamengo pada 2010 hingga 2012, di mana ia mencetak 6 gol dari 55 pertandingan.
Saat itu ia bahkan sempat bermain bersama bintang-bintang top Brasil U20 seperti Neymar, Casemiro, Danilo, dan Oscar.
Selepas dari Flamengo, Diego sempat memperkuat Alania Vladikavkaz di Rusia sebelum kembali ke Brasil membela Sport Recife dan Vitoria.
Namun perjalanan panjangnya justru banyak dihabiskan di Asia dengan memperkuat klub-klub di Korea Selatan, Tiongkok, hingga Arab Saudi.
Saat membela Gangwon FC di Korea Selatan, Diego berhasil mencetak 20 gol dalam 71 pertandingan. Catatan impresif itu membuat namanya mulai dikenal di kawasan Asia sebelum akhirnya merantau ke India.
Puncak kariernya terjadi bersama Odisha FC, klub India yang ia bela selama dua periode yakni 2020–2021 serta 2022–2025. Di sana ia tampil tajam dengan 57 gol, 19 assist, serta membawa Odisha menjuarai Indian Super Cup 2022/2023.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
