
Insiden perkelahian di final SEA Games 2023 antara Indonesia vs Thailand, Selasa (16/5) malam.
JawaPos.com - Petinggi asosiasi sepak bola (FA) Thailand pada Rabu (17/5) meminta maaf terkait perkelahian yang terjadi di final SEA Games 2023, Selasa (15/6) malam. Sejumlah ofisial dan pemain Thailand sempat beradu pukul dan menyebabkan manajer Timnas Indonesia, Sumardji, mengalami luka di bibir.
Tak hanya meminta maaf, FA Thailand juga berjanji menyelidiki insidden tersebut dan bakal memberikan hukuman berat bagi pemain dan ofisial tim yang terbukti brutal melakukan pemukulan.
Dalam laga final, Indonesia memenangkan pertandingan dengan skor 5-2 setelah melalui babak perpanjangan waktu. Thailand harus bermain dengan 8 pemain, sementara Indonesia dengan 10 pemain lantaran kartu merah. Final tersebut sedikit tercoreng dengan adanya insiden perkelahian di pinggir lapangan yang melibatkan ofisial dan pemain Thailand dengan menyerang bangku cadangan Indonesia.
FA Thailand mengatakan insiden di Stadion Olimpiade Phnom Penh telah merusak citra Timnas mereka dan menyoroti keterlibatan staf pelatih dan bakal mendapatkan sanksi apabila terbukti. "Asosiasi ingin mengungkapkan kekecewaannya dan meminta maaf atas insiden yang terjadi di luar lapangan," kata FA Thailand dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters.
"Terutama para staf dan pelatih yang mewakili semua warga Thailand, selama setiap menit tugas mereka, mereka seharusnya menjaga emosi agar tetap tenang meski di bawah tekanan tinggi," imbuhnya.
"Kami akan membentuk komite untuk menyelidiki semua yang terlibat dan akan ada hukuman. Kami tidak akan memberikan perlindungan bagi mereka yang terlibat. Penyelidikan akan segera dimulai saat tim kembali ke Thailand," lanjut pernyataan FA Thailand.
Perkelahian pertama terjadi ketika wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir dan para pemain serta pelatih Indonesia sudah merayakan kemenangan mereka dengan skor 2-1. Faktanya, peluit itu sebenarnya untuk tendangan bebas yang berarti laga belum berakhir. Usai Yotsakorn Burapha mencetak gol penyeimbang menjadi 2-2, itu memicu bentrokan sengit antara dua pihak bangku cadangan.
Pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Indonesia kembali unggul lewat Irfan Jauhari dan itu kembali memicu serangkaian keributan yang dalam tayangan di televisi terlihat ada pukulan dan tendangan antara pelatih dan pemain dari kedua belah pihak. Petugas keamanan stadion terpaksa turun tangan dan melerai perkelahian tersebut.
Pelatih Timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri menyampaikan tidak menyimpan dendam usai insiden tersebut. "Tensi pertandingan sangat tinggi. Jangan saling menyalahkan. Ini adalah final yang luar biasa. Biarlah ini menjadi momentum kebangkitan sepakbola Indonesia," kata Sjafri.
Sementara itu, Keo Sareth, Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Kamboja (FFC), memaafkan insiden buruk tersebut. "Kami tidak punya masalah dengan mereka (Indonesia dan Thailand) dan sebagai tuan rumah, kami telah sepenuhnya dan berhasil menjadi tuan rumah pertandingan final," katanya.
"Masalah yang terjadi di lapangan akan ditangani oleh ofisial pertandingan dan sedang membuat laporan untuk dikirim ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), sehingga mereka (Indonesia dan Thailand) mungkin menghadapi hukuman terkait kode etik dan disiplin," pungkas Keo Sareth.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
