Dejan Tumbas ternyata pemain yang disukai oleh Eduardo Perez di Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya tengah bersiap menghadapi laga pekan kedua Super League 2025/2026 dengan ambisi besar untuk kembali ke jalur kemenangan. Green Force akan menantang Persita Tangerang di Stadion Indomilk Arena, Sabtu (16/8/2025) sore, setelah sebelumnya menelan kekalahan di laga pembuka.
Pelatih Eduardo Perez secara blak-blakan mengungkap alasan di balik keputusannya menempatkan Dejan Tumbas sebagai full back dalam laga sebelumnya.
Menurutnya, fleksibilitas yang dimiliki pemain asal Serbia itu menjadi senjata penting bagi Persebaya Surabaya di musim ini.
“Sejujurnya, ini sangat penting untuk kami sebagai pelatih. Jika kami memiliki pemain yang serba bisa, yang bisa bermain di berbagai posisi,” ujar Perez dikutip dari I.League, Sabtu (16/8/2025).
Dejan Tumbas memang tampil menonjol saat Persebaya Surabaya kalah dari PSIM Yogyakarta pada laga perdana.
Meski bermain sebagai full back kiri, ia mampu memberikan kontribusi signifikan baik dalam bertahan maupun menyerang.
Data dari Sofascore mencatat rating Dejan mencapai 7,2—tertinggi di antara pemain belakang Persebaya Surabaya pada laga itu. Selama 90 menit, ia mencatatkan 2 clearance, 4 intersep, serta 33 kali menyentuh bola.
Dalam aspek distribusi bola, Dejan melepaskan 15 umpan akurat dari 21 percobaan atau 71 persen keberhasilan. Ia juga mencatat 3 umpan jauh dengan 2 di antaranya tepat sasaran, serta 2 crossing meski tak ada yang menemui target.
Duel di lapangan menjadi salah satu kekuatan Dejan dalam pertandingan tersebut. Dari 11 duel darat, ia memenangkan 5, sedangkan dalam duel udara, ia menyapu bersih 3 percobaan.
Pemain berusia 26 tahun itu juga berhasil menjaga efektivitasnya dengan hanya kehilangan bola sebanyak tujuh kali. Selain itu, ia mencatat satu tembakan tepat sasaran dan sukses dalam dua percobaan dribel.
Perez menilai performa itu menjadi bukti Dejan dapat diandalkan di posisi mana pun. Namun, ia tidak menutup kemungkinan akan memindahkan sang pemain ke posisi gelandang bertahan saat menghadapi Persita.
“Dan di semua posisi bisa melakukannya dengan sangat baik, bayangkan betapa senangnya saya memiliki pemain seperti ini,” kata Perez.
Persebaya Surabaya memiliki catatan apik melawan Persita dalam enam pertemuan terakhir. Green Force mengoleksi empat kemenangan dan dua kali imbang atas Pendekar Cisadane.
Meski begitu, Perez meminta anak asuhnya waspada. Dalam empat duel terakhir, Persebaya Surabaya hanya mampu mencetak satu gol ke gawang Persita, yang menunjukkan ketatnya pertahanan lawan.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
