Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Agustus 2025 | 18.49 WIB

Bisa Main di 3 Posisi! Leo Lelis Jadi Senjata Rahasia Baru Persebaya Surabaya di Lini Belakang Jelang Super League 2025/2026

Leo Lelis saat masih jadi andalan Aji Santoso di Persebaya Surabaya. (Instagram @leolelis93)

 

JawaPos.com — Menguak keunggulan Leo Lelis! Bisa main di 3 posisi berbeda di lini belakang Persebaya Surabaya. Pemain asal Brasil itu tak hanya kokoh di jantung pertahanan, tapi juga fleksibel sebagai bek kanan dan dua posisi bek tengah.

Kepulangan Leo Lelis ke Persebaya Surabaya memantik antusiasme Bonek. Bukan sekadar pemain asing biasa, Lelis adalah bagian dari sejarah klub yang pernah menciptakan momen tak terlupakan di Kanjuruhan.

Sinyal kembalinya sang "History Maker" mulai terlihat pada unggahan akun resmi Persebaya Surabaya. Kalimat seperti "he’s back" dan "deadly free kick" menguatkan dugaan Lelis adalah sosok misterius dalam siluet video.

Ciri khas rambut botak dan postur menjulang langsung dikenali publik. Tak heran, banyak suporter menyambutnya dengan komentar penuh harap dan nostalgia di kolom Instagram Persebaya Surabaya.

Seperti yang diungkap oleh @gosballfc melalui siluet yang tertangkap oleh layar.

Leo Lelis terakhir kali membela Persebaya Surabaya pada musim 2022/2023 di era Aji Santoso. Ia mencatatkan 31 laga dan mencetak 6 gol, catatan impresif untuk pemain bertahan.

Setelah itu, ia sempat bermain di beberapa klub Liga Indonesia seperti Borneo FC, Persikabo 1973, hingga Persijap Jepara di Championship.

Bersama Persijap, ia bahkan menjadi tembok pertahanan andalan yang membawa tim promosi ke kasta tertinggi.

Kontraknya bersama Persijap berakhir pada 1 Juli 2025. Tanpa klub saat ini, Persebaya Surabaya bergerak cepat dan memberi kode kuat akan reuni bersama sang bek tangguh.

Lelis dikenal sebagai pemain serbabisa di lini belakang. Selain bek tengah (baik kiri maupun kanan), ia juga bisa menempati posisi bek kanan dengan sama baiknya.

Menariknya, ia juga mampu bermain sebagai bek tengah kiri meski bukan kaki dominan. Fleksibilitas itu membuatnya sangat berguna untuk skema rotasi maupun kondisi darurat di lini belakang.

Pemain kelahiran Ipuã, Brasil, 15 November 1993 itu kini berusia 31 tahun. Meski tak lagi muda, ia datang dengan pengalaman dan kematangan luar biasa.

Persebaya Surabaya akan memulai Super League 2025/2026 dengan target tinggi. Trio bek asing, termasuk Leo Lelis, jadi pilar utama pelatih Eduardo Pérez membangun pertahanan solid.

Kemampuan Leo Lelis dalam duel udara jadi nilai plus tersendiri. Tingginya yang mencapai 1,89 meter membuatnya unggul dalam situasi bola mati dan set-piece.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore