Bek Persebaya Surabaya Riswan Lauhin dikabarkan merapat ke Malut United musim depan. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Perjalanan karier Riswan Lauhin tak semulus bintang sepak bola lain yang sejak awal diguyur sorotan. Bek kelahiran Ternate itu justru memulai langkah profesionalnya hanya dengan modal nekat dan uang Rp 500 ribu.
Nominal kecil itu ia genggam saat memutuskan ke Surabaya untuk mengikuti trial bersama Persebaya Surabaya. Dukungan penuh dari keluarga jadi bahan bakar utama Riswan dalam mengejar mimpinya.
"500 ribu untuk pegangan," ujar Riswan dikutip dari kanal Youtube Ram Surahman, Kamis 24 Juli 2025.
Saat itu, usianya masih 22 tahun dan belum banyak yang mengenal namanya di pentas sepak bola nasional.
Namun semangatnya membuktikan diri membuatnya tak gentar bersaing dengan pemain lain yang lebih berpengalaman.
Riswan bahkan harus bersabar menanti kesempatan tampil di tim utama saat mengikuti turnamen Piala Presiden 2022. Ia tak dimainkan pada dua laga awal Persebaya Surabaya melawan Bhayangkara FC dan Persib Bandung.
Namun saat melawan Bali United, namanya akhirnya masuk dalam starting eleven. Arahan Coach Mustaqim agar dirinya tampil maksimal jadi titik balik karier profesionalnya.
"Riswan hari ini kamu tampil, kasih yang terbaik," ujar sang pelatih yang diingat kuat oleh Riswan. Sang bek menjawab dengan keyakinan penuh, "Coach percaya saya, percaya sama saya saja."
Meski Persebaya Surabaya kalah 0-1 di laga tersebut, performa solid Riswan di lini belakang langsung menarik perhatian. Ia pun mendapat kontrak permanen untuk musim berikutnya bersama klub idolanya sejak kecil.
"Persebaya itu tim idola saya sejak dulu," ungkap Riswan dalam sebuah wawancara. Tekadnya membela tim Green Force dibayar lunas dengan penampilan konsisten selama tiga musim.
Bersama Persebaya Surabaya, Riswan Lauhin mencatatkan 56 pertandingan di Super League. Ia juga mengoleksi 7 kartu kuning dan total bermain selama 2.638 menit di lapangan hijau.
Walau lebih sering duduk di bangku cadangan, loyalitasnya kepada tim asal Kota Pahlawan itu tak perlu diragukan. Ia bahkan sempat menyatakan ambisi besar ingin pensiun sebagai legenda Persebaya Surabaya.
“Insyaallah pasti siap saya besar di sini dan pensiun di sini,” katanya dengan penuh optimisme kala itu. Namun perjalanan sepak bola tak selalu mengikuti harapan awal.
Setelah tiga musim, Riswan akhirnya pamit dari Persebaya Surabaya dan Bonek pada 3 Juni 2025 lalu. Lewat akun Instagram pribadinya, ia menuliskan pesan emosional kepada klub, suporter, dan seluruh rekan tim.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
