Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, berbicara soal regulasi pemain asing baru untuk Super League 2025/2026. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, merespons regulasi baru terkait kuota 11 pemain asing untuk Indonesia Super League 2025/2026. Dia mempertanyakan alasan di balik penetapan aturan tersebut sekaligus memperingatkan operator soal potensi kompetisi didominasi asing.
PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang kini berubah nama jadi I League, resmi menetapkan perubahan kuota pemain asing untuk Super League musim depan. Pada 2025/2026, tiap klub diizinkan mendaftarkan total 11 pilar impor, dengan hanya delapan yang boleh bermain tiap laganya.
Jumlah kuota asing ini lebih banyak ketimbang regulasi dalam Liga 1 2024/2025. Musim lalu, tiap klub hanya diperbolehkan mendaftarkan delapan nama asing, dan hanya enam pemain yang boleh berada di lapangan.
Mauricio Souza selaku pelatih Persija Jakarta, merespons perubahan regulasi tersebut. Dia langsung mempertanyakan maksud dan tujuan I League dalam perumusan aturan terkait pemain asing.
"Saya tidak tahu. Apa sebenarnya niat liga? Apakah memang ingin membuat kompetisi lebih kuat?" kata Souza ditemui di Nirwana Park Sawangan, Selasa (8/7) pagi.
Jika tujuannya membuat kompetisi lebih kuat, Souza menilai langkah itu cukup baik. Sebab, kehadiran 11 pilar asing dapat membuat para pemain lokal menghadapi dan berlatih dengan pemain yang berkualitas.
"Jika iya, maka para pemain lokal bisa menghadapi lawan yang lebih tangguh, bermain bersama dan melawan pemain-pemain asing yang hebat. Mereka akan berlatih dan bertanding dengan pemain-pemain berkualitas tinggi," tuturnya.
Tapi, Mauricio Souza juga mengingatkan ada dampak negatif yang bisa dirasakan. Yakni mengenai kemungkinan Super League nantinya jadi 'dikuasai' oleh pemain asing.
Pelatih asal Brasil itu pun berpesan kepada I League selaku operator kompetisi untuk berhati-hati dalam menerapkan regulasi kuota 11 pemain asing di Super League 2025/2026.
"Tapi, tentu kita juga harus berhati-hati agar liga ini tidak berubah menjadi ajang yang didominasi pemain asing saja," jelasnya.
Persija Jakarta sendiri sampai saat ini baru memiliki empat pemain asing untuk mengarungi musim depan. Tiga di antaranya adalah pemain musim lalu, yakni Carlos Eduardo, Gustavo Almeida, dan Ryo Matsumura. Sementara satu lainnya merupakan pilar baru, yakni Van Basty Sousa dari Brasil.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
