
Pekerja memperbaiki rumput stadion surajaya
JawaPos.com – Tim PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI melakukan inspeksi ke Stadion Surajaya Lamongan, jelang bergulirnya kompetisi Liga 2 musim 2025/2026. Dalam kunjungan tersebut, sejumlah catatan ditemukan dan akan dibahas bersama manajemen Persela untuk segera ditindaklanjuti.
Match Operation PT LIB, Tri Budiarto, menyampaikan bahwa inspeksi ini bukan untuk menentukan layak atau tidaknya stadion, melainkan meninjau kesiapan secara keseluruhan usai renovasi besar-besaran. Fokus utama ada pada kondisi lapangan dan fasilitas penunjang seperti ruang ganti dan ruang operasional pertandingan.
Meski demikian, ada sorotan khusus terhadap penataan ruang siaran dan Video Assistant Referee (VAR). Dua ruang yang seharusnya berdekatan itu justru terpisah dan harus melewati area lain untuk saling terhubung.
“Masih kami cari solusinya karena dua ruangan ini saling berkaitan, tapi sekarang harus menyebrang. Kurang efektif,” kata Tri, melansir dari Radar Lamongan.
Sementara itu, dari sisi keamanan, Departemen Infrastructure, Safety, and Security PSSI juga mencatat beberapa hal. Barry Timothy menyoroti penempatan ruang VOC (Venue Operation Center) yang dianggap kurang ideal.
Catatan lain juga muncul terkait standarisasi stadion, kebutuhan kompetisi, hingga teknis siaran dan media. Semua poin tersebut akan dikaji ulang agar Surajaya benar-benar siap menjadi markas Laskar Joko Tingkir.
‘’Ada beberapa catatan yang nanti akan disampaikan ke tim dan untuk dicarikan solusi,” tutupnya.
Dengan waktu yang semakin mepet menuju kick-off Liga 2, manajemen Persela harus bergerak cepat. Rekomendasi dari PT LIB dan PSSI jadi pekerjaan rumah yang wajib dituntaskan. Targetnya jelas—Stadion Surajaya harus siap secara teknis dan operasional, agar bisa benar-benar layak menggelar laga kandang musim ini.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
