
Persebaya mencatatkan rekor tak pernah kalah selama Derbi Jatim musim ini. (Media Persebaya)
JawaPos.com–Persebaya Surabaya memang gagal menjadi juara Liga 1 musim ini. Namun, Green Force menjadi jawara Jawa Timur karena selama Derbi Jatim, tim asuhan Paul Munster tersebut tak terkalahkan.
Sebagai informasi, Derbi Jatim tidak sebatas pada big match Arema FC kontra Persebaya. Tapi laga-laga yang mempertemukan sesama tim asal Jawa Timur secara keseluruhan di Liga 1.
Musim ini, ada empat tim asal Jawa Timur yang berlaga di Liga 1. Yakni Persebaya, Arema FC, Persik Kediri, dan Madura United. Green Force mencatat rekor ciamik saat menghadapi tiga rivalnya itu.
Mengutip dari Transfermarkt, dalam enam pertandingan Derbi Jatim yang dijalani Persebaya musim ini, mereka meraih empat kemenangan dan dua hasil imbang.
Menghadapi rival abadinya, Arema FC, Persebaya meraih kemenangan 3-2 di Gelora Bung Tomo (GBT), dan imbang 1-1 saat bertandang ke markas Singo Edan. Kemudian ketika bersua Persik Kediri, Green Force menang telak 4-1 di Stadion GBT, dan bermain imbang 3-3 saat bertamu ke Stadion Brawijaya Kediri.
Laga di Kediri sebenarnya agak disayangkan, karena Bruno Moreira CS seharusnya bisa mengakhiri rekor tanpa kemenangan saat bertandang ke Stadion Brawijaya. Namun karena lengah, keunggulan 1-3 justru berhasil dipangkas menjadi 3-3 oleh tuan rumah.
Pertandingan tersebut juga menjadi laga yang memastikan Green Force gagal menjadi juara Liga 1 dan membuat Persib mengunci gelar liga musim ini secara back to back.
Lalu saat menghadapi Madura United, Persebaya tampil superior dengan menyapu bersih dua kemenangan, yaitu 1-2 saat bertandang ke Bangkalan, dan 1-0 ketika menjamu di Stadion GBT.
Nasib yang berbanding terbalik dialami Arema FC. Selama Derbi Jatim musim ini, mereka kalah empat kali, seri sekali, dan hanya menang sekali.
Rekor kekalahan yang sama juga dicatatkan Madura United yaitu kalah empat kali di Derbi Jatim. Sedangkan dua laga sisa diakhiri dengan kemenangan. Persik Kediri memenangkan Derbi Jatim sebanyak tiga kali, lalu seri sekali, dan kalah dua kali.
Catatan lainnya, keempat tim asal Jawa Timur tersebut tidak ada terdegradasi musim ini. Madura United sempat berada di zona merah, namun setelah masuknya coach Alvredo Vera, mereka berhasil lolos. Sehingga dipastikan musim depan keempatnya akan saling berhadapan kembali.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
