Luizinho Passos resmi berpisah dengan Persib Bandung. (Dok. Persib)
JawaPos.com - Pelatih kiper Persib Bandung, Luizinho Passos, telah resmi mengumumkan kepergiannya dari Stadion Gelora Bandung Lautan Api sekaligus mengakhiri kiprahnya bersama Maung Bandung selama lima musim terakhir.
Luizinho Passos sudah bersama Persib sejak tahun 2020 dan tetap setia saat Maung Bandung berganti pelatih. Ini jadi sebuah kehilangan tersendiri karena dirinya merupakan aktor yang membuat kiper Persib tampil solid dalam beberapa musim terakhir.
"Hari ini, dengan berat hati, saya mengucapkan selamat tinggal pada momen yang sangat istimewa dalam hidup saya," ujar Passos dinukil dari laman Instagram pribadinya.
Pelatih asal Brasil itu menjelaskan bahwa tugasnya selama lima tahun sudah selesai. Saat ini keputusan terbaik adalah untuk bisa meninggalkan Maung Bandung meski baru saja meraih gelar juara.
"Lima tahun terakhir ini sangat intens dan tak terlupakan. Penuhi dengan gairah, dedikasi, dan rasa memiliki yang mendalam," imbuh Passos.
Passos sebenarnya cukup nyaman di Bandung apalagi Persib memiliki suporter yang fanatik. Pelatih berusia 50 tahun ini menyadari bahwa lima tahun bukan waktu yang singkat. Banyak pengalaman dan momen yang mereka habiskan bersama sebagai tim.
"Semuanya telah berubah sekarang, jadi saya memutuskan untuk meninggalkan klub. Saya tidak hanya mengucapkan selamat tinggal kepada sebuah klub, saya meninggalkan kota yang sudah menjadi rumah, kemudian orang-orang yang telah menjadi keluarga, dan basis suporter yang menunjukkan kepada saya arti sebenarnya dari cinta tanpa syarat," sambung Passos.
Pelatih asal Brasil tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada manajemen yang telah memberikan kepercayaan dalam lima tahun terakhir. Selain itu, Passos juga memuji Bobotoh yang mampu membakar semangat tim di masa-masa sulit.
"Kepada para penggemar Bobotoh, saya ucapkan 'terima kasih' yang paling tulus dan emosional. Kalian adalah penyemangat di saat-saat sulit, tepuk tangan di saat-saat kejayaan, penghibur di saat-saat kekalahan, dan selalu ada di sepanjang perjalanan," ujar Passos.
Sosok pelatih berlisensi A CBF ini kemudian mendapatkan kontrak jangka panjang di Persib hingga berakhirnya musim 2025. Selama di Persib ia menangani beberapa kiper, mulai dari I Made Wirawan, Teja Paku Alam, Fitrul Dwi Rustapa, Dhika Bayangkara, Kevin Ray Mendoza, Sheva Sanggasi, hingga Fitrah Maulana.
"Saya membawa serta setiap nyanyian, setiap bendera, setiap tatapan emosional dari tribun penonton. Saya merasa bangga telah mengenakan warna-warna ini dan merasa terhormat telah menjadi bagian dari kisah ini," sebut pelatih kelahiran 3 Maret 1975 ini.
Seperti yang diketahui, Passos datang ke Persib sejak era kepelatihan Robert Rene Alberts, ia didatangkan dari klub Borneo FC Samarinda. Ketertarikan Persib terkait rekam jejaknya melahirkan kiper-kiper hebat di bumi Borneo seperti Nadeo Argawinata, Muhammad Ridho, dan Gianluca Pandeynuwu.
Pada bagian terakhir Passos menghaturkan terima kasih untuk kepercayaan manajemen klub yang selama ini mempercayainya dalam kurun waktu lima tahun. Ia kini pergi dengan bangga, karena telah membantu beri titel dua bintang kepada lencana.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
