Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Mei 2025 | 14.34 WIB

Stefano Lilipaly Comeback, Dipanggil ke Timnas oleh Patrick Kluivert Usai Tersisih di Era STY

Persebaya Surabaya punya kans besar untuk menggaet Stefano Lilipaly. (Instagram @stefanolilipaly) - Image

Persebaya Surabaya punya kans besar untuk menggaet Stefano Lilipaly. (Instagram @stefanolilipaly)

Jawapos.com - Stefano Lilipaly masuk dalam skuad yang dipanggil Patrick Kluivert untuk pemusatan latihan jelang dua laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pemanggilan ini menjadi yang pertama baginya sejak dua tahun yang lalu.

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert mengumumkan 32 nama yang akan mengikuti seleksi jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Terdapat nama-nama kejutan yang dipanggil oleh juru latih asal Belanda itu seperti kiper PSM Makassar, Reza Arya, duo Sayuri bersaudara, dan juga pilar Borneo FC, Stefano Lilipaly.

Bagi Lilipaly, ini adalah kali pertamanya bergabung bersama Timnas di bawah kepemimpinan Patrick Kluivert. Pemain kelahiran Arnhem, Belanda ini terakhir berseragam Garuda ketika Indonesia melakukan laga uji coba melawan Turkmenistan pada 2023 silam. 

Kendati dirinya menciptakan satu assist untuk membantu Indonesia menang 2-0 di laga tersebut, Lilipaly justru tidak pernah mendapat panggilan lagi sejak saat itu. 

STY yang lebih menyukai pemain-pemain muda disebut-sebut menjadi alasan dibalik tersisihnya pemain 35 tahun ini dari skuad Timnas. 

Penampilan impresif di liga musim ini membuat dirinya akhirnya dilirik Patrick Kluivert. Total Lilipaly diturunkan dalam 23 laga dan menciptakan lima gol serta empat assist sejauh ini. 

Pemain berposisi sayap ini juga turut membantu Borneo FC bercokol di papan atas tepatnya posisi lima hingga pekan ke-33 ini. Meskipun, di paruh musim terakhir dirinya lebih banyak masuk ruang perawatan dan absen dalam tujuh laga akibat cedera. 

Perjalanan Stefano Lilipaly di Timnas Indonesia

Stefano Lilipaly bergabung bersama Timnas Indonesia setelah memutuskan berpindah kewarganegaaran dari Belanda ke Indonesia pada 2011 silam. 

Ketika itu, proses kepindahannya sempat sedikit terhambat saat Lilipaly enggan melepas paspor Belanda miliknya dan ingin memiliki kewarganegaraan ganda. Pasalnya, Indonesia tidak mengakui kewarganegaraan ganda sehingga ia harus memilih salah satu. 

Proses naturalisasinya akhirnya selesai usai Lilipaly sepakat untuk memilih Indonesia. Tidak lama setelah itu, ia bergabung bersama Timnas U-23 di bawah asuhan Rahmad Darmawan.

Pemain yang lama berseragam Bali United ini menjalani debutnya bersama tim senior besutan Jacksen Tiago pada 14 Agustus 2013 ketika berjumpa Filipina. 

Puncak performanya adalah ketika Lilipaly sukses mengantarkan Indonesia ke final Piala AFF 2016 meski harus mengakui keunggulan Thailand di partai pamungkas. Di kompetisi tersebut ia menyumbang satu gol dan dua assist. 

Pemain jebolan akademi AZ Alkmaar, Belanda ini juga dikenang atas dua golnya di ajang Asian Games 2018 Indonesia yang membawa Indonesia melaju hingga 16 besar. 

Penampilannya akan menarik untuk ditunggu sekembalinya ia ke dalam skuad Timnas, terlebih di bawah arahan pelatih baru. Dirinya menjadi salah satu dari dua perwakilan Borneo FC dalam pemanggilan ini. Satu lainnya adalah kiper Nadeo Argawinata yang juga dipanggil pada pertandingan Timnas sebelumnya. 

Patrick Kluivert masih harus merampingkan skuadnya menjadi maksimal 26 pemain untuk didaftarkan. Pemusatan latihan akan digelar di Bali dan dimulai pada Senin (26/5) mendatang. 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore