
Suporter PSS membentangkan spanduk raksasa saat melawan Persija di Stadion Maguwoharjo. (Alvin Fahrizal Bayunni/JawaPos.com)
JawaPos.com – Pertandingan PSS Sleman kontra Persija Jakarta di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu (17/5) diwarnai aksi mencekam.
Pertandingan lanjutan pekan ke-33 Liga 1 musim 2024/25 ini pada awalnya berjalan kondusif, di babak pertama kedua tim adu strategi dengan saling serang.
PSS membuka keunggulan melalui sepakan Gustavo Tocantins di titik putih setelah Riko Simanjuntak dijatuhkan oleh Bek Persija Andrade di menit ke-22. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.
Namun keunggulan tuan rumah hanya bertahan dua menit. Di menit ke-24 Andrade membayar kontan kesalahannya dengan menyamakan kedudukan lewat sepakan indah dari luar kotak penalti.
Skor berubah 1-1 hingga babak pertama pertandingan selesai.
Memasuki awal pertandingan babak kedua, suasana masih berjalan dengan kondusif. Kedua tim masih menampilkan aksi saling serang, kondisi tribun Stadion Maguwoharjo juga seperti biasa yakni Sleman fans memenuhi seisi stadion dengan menyuguhkan koreo-koreo kreatif yang sering ditampilkan.
Memasuki pertengahan pertandingan babak kedua, koreo yang awalnya menampilkan kreatifitas indah seketika berubah drastis menjadi mencekam. Dimulai dari pelemparan smoke bomb ke arah pemain Persija saat sepak pojok, kemudian hakim garis yang berada dekat kejadian pelemparan juga mengalami sedikit pendarahan pada lengan tangannya.
Setelah itu, muncul spanduk besar di tribun Timur bertuliskan “Segera Hengkang dari Sleman!!!” sementara bentangan “Manajemen Bajingan!!!” juga terpampang besar di tribun Selatan.
Kondisi menjadi semakin tidak kondusif dengan flare yang mulai bermunculan dari segala sudut tribun menyebabkan jarak pandang menjadi terbatas dan berbahaya bagi kedua kesebelasan jika meneruskan pertandingan.
Akhirnya di menit-78 pertandingan dihentikan sejenak hingga jarak pandang mulai aman.
Aksi yang dilakukan oleh pendukung Sleman ini secara tidak langsung menjadi bentuk kritik atas penampilan Super Elja yang tidak maksimal di Liga 1 musim 2024/25.
Persija Jakarta menelan kekalahan 1-2 dari PSS Sleman pada pekan ke-33 Liga 1 2024/2025. (Dok. Persija)
Kondisi PSS Sleman yang berada di klasemen papan bawah saat ini, apabila tidak mampu menang di pertandingan melawan Persija Jakarta maka bisa dipastikan akan terdegradasi di akhir musim.
Namun akhirnya pertandingan kembali dilanjutkan, skor 1-1 sempat bertahan lama hingga pada akhirnya di menit akhir PSS mampu memecah skor menjadi 2-1 melalui aksi Marcelo Cirino di menit-90+12.
Flare menyala di stadion Maguwoharjo saat pertandingan PSS kontra Persija. (Dok. Tangkapan Layar Indosiar)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
