Jhon Mena saat memperkuat PSPS Pekanbaru di Liga 2 musim 2024/2025. Musim depan, dia akan kembali bereuni dengan Aji Santoso di Persela Lamongan. (Media PSPS)
JawaPos.com — Persela Lamongan bergerak cepat menyambut bursa transfer awal musim Liga 2 Indonesia 2025/2026 yang dibuka pada Juni mendatang. Usai gagal promosi ke Liga 1 musim lalu, manajemen langsung melakukan evaluasi besar-besaran.
Langkah pertama yang diambil adalah mencopot pelatih sebelumnya, Zulkifli Syukur dari kursi kepelatihan. Nama Aji Santoso yang pernah menangani Persela delapan musim lalu kembali mencuat sebagai kandidat kuat.
Kabar kembalinya Aji Santoso ke Lamongan pertama kali dihembuskan oleh akun Instagram @transfernews_ft1. Dalam unggahannya pada Rabu (16/4/2025), disebutkan Aji akan kembali menukangi Laskar Joko Tingkir musim depan.
"BREAKING NEWS Aji Santoso (55) kabarnya akan menjadi pelatih Persela Lamongan foot, untuk Liga 2 musim 2025/26. Sebelumnya Coach Aji Santoso menjadi pelatih kepala PSPS Pekanbaru (2tier) dan telah mencatatkan: 23 pertandingan, 10 menang, 6 draw, 7 kalah," tulis @transfernews_ft1.
Pelatih berusia 55 tahun itu musim lalu menangani PSPS Pekanbaru dengan catatan cukup positif. Dari 23 pertandingan, ia mengemas 10 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 7 kekalahan.
Tak berselang lama, akun @ngapakfootball menguatkan kabar tersebut dengan menyebut Aji Santoso sudah sepakat menjadi pelatih baru Persela. Target utama sang pelatih jelas: membawa Persela promosi ke Liga 1.
"Persela Lamongan akan dilatih coach Aji Santoso di Liga 2 2025/26
Persela target promosi ke Liga 1 musim depan," tulis @ngapakfootball.
Kedatangan Aji Santoso ke Persela diyakini lewat skema bebas transfer. Kontraknya bersama PSPS Pekanbaru memang hanya berdurasi satu musim dan telah berakhir.
Benar saja, pada 28 April 2025, Persela Lamongan secara resmi memperkenalkan Aji Santoso sebagai pelatih anyar mereka. Pengumuman ini disambut antusias oleh para suporter setia LA Mania.
"Selamat datang coach Aji Santoso, kita berjuang bersama untuk satu tujuan," tulis akun resmi @perselafc. Ucapan itu menjadi awal dari proyek ambisius Laskar Joko Tingkir untuk kembali ke kasta tertinggi.
Penunjukan Aji Santoso memang bukan tanpa alasan. Bersama PSPS Riau, ia berhasil membawa tim melaju hingga babak semifinal Liga 2 Indonesia 2024/2025.
Sayangnya, langkah PSPS terhenti di perebutan tempat ketiga usai ditumbangkan oleh Persijap Jepara. Meski gagal promosi, performa tim asuhan Aji dinilai cukup impresif sepanjang musim.
Statistik pun menunjukkan kiprah pelatih kelahiran Malang ini cukup meyakinkan. Rasio kemenangan yang mencapai hampir 50 persen menjadi modal berharga untuk Persela.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
