Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Mei 2025 | 18.26 WIB

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak Rela Bikin TikTok Buat Pantau Kelakuan Pemain

Pelatih Persib Bojan Hodak. (dok. Persib) - Image

Pelatih Persib Bojan Hodak. (dok. Persib)

JawaPos.com–Bojan Hodak sukses membawa Persib Bandung back to back meraih gelar juara Liga 1. Dia berhasil mempertahankan gelar liga yang diraih musim lalu.

‎Kesuksesan yang diraih Bojan Hodak bersama Persib diakuinya harus melalui perjuangan berat dan berliku. Bagi pelatih asal Kroasia itu, mempertahankan gelar lebih sulit daripada meraihnya.

‎"Mempertahankan gelar lebih sulit daripada meraih. Itulah yang saya rasakan di Persib musim ini, para lawan berusaha dua kali lipat untuk mengalahkan kami," ungkap Hodak seperti dikutip dari akun YouTube Persib Bandung.

‎Kendala dan tantangan lain adalah dia harus memutar otak menggunakan skuad karena kehilangan sejumlah pemain. Selain cedera, beberapa pemain andalannya juga hengkang ke klub lain.

‎"Kami banyak kehilangan pemain, dalam hal ini adalah beberapa pemain kami nilai jualnya makin tinggi, dan kemudian ada klub yang ingin membeli mereka dengan gaji lebih besar. Kami tidak bisa menahannya untuk bertahan," imbuh Bojan Hodak.

‎Hodak mengakui mereka sebenarnya ingin bertahan, namun dia juga tidak menutup mata jika mereka ingin masa depan yang lebih baik. Antara lain dalam hal besaran gaji. Hodak pun mempersilakan pergi.

‎Kendala yang tak kalah berat adalah persiapan pra musim yang tidak berjalan baik, karena kurangnya istirahat kompetisi.

‎"Kendala lain musim ini adalah persiapan pra musim kami tidak berjalan baik. Kami kekurangan istirahat satu bulan karena harus bertanding di fase Championship Series saat tim-tim lain sudah jeda kompetisi," terang Bojan Hodak.

‎Selain itu, timnya juga harus membagi fokus di AFC Champions League 2, sehingga sempat menghambat laju Maung Bandung musim ini.

‎Kini, Persib Bandung memang terbukti hebat, karena mampu mengatasi sejumlah kendala dan tantangan tersebut. Mereka sukses meraih gelar Liga 1 secara back to back saat kompetisi masih kurang tiga pekan.

‎Selain meracik strategi, dia juga memposisikan diri sebagai ayah bagi para pemainnya, agar mereka merasa punya tanggung jawab.

‎"Sebagai pelatih, saya juga memposisikan seperti seorang ayah bagi para pemain. Kadang saya baik, namun ada saatnya juga mereka perlu dikasih pukulan kasih sayang, karena mereka itu seperti anak-anak," terang Bojan Hodak.

‎Hodak bahkan rela membuat akun TikTok pribadi, agar bisa memantau tingkah laku para pemainnya di luar lapangan.

‎"Saya punya Tiktok, tetapi hanya untuk memantau pemain saja. Jadi ketika pemain saya (TikTok-an) secara tidak wajar atau berlebihan, saya akan menegurnya. Jadi lebih untuk mengawasi saja," ujar Bojan Hodak.

‎Misalnya dia menyikapi salah satu pemain asuhannya yaitu Adam Alis yang cukup populer di TikTok. Dia memperingatkan agar Adam Alis bisa tetap fokus di sepak bola.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore