Matthew Baker (tengah) tunjukkan cintanya kepada Timnas Indonesia dan tolak panggilan Timnas Australia U-17. (Instagram/@mat_baker09)
JawaPos.com - Dua kemenangan Timnas Indonesia U-17 pada Grup C Piala Asia U-17 2025 memperlihatkan kuatnya pertahanan tim asuhan Nova Arianto tersebut.
Dalam dua laga yang sudah dilalui tersebut, skuad Garuda Muda hanya kebobolan satu gol. Nirbobol saat mengalahkan Korea Selatan 1-0 dan hanya kebobolan satu gol saat membungkam Yaman 4-1.
Salah satu bek yang berperan besar dalam membuat pertahanan Timnas Indonesia U-17 begitu tangguh adalah Mathew Baker yang bermain untuk klub kondang Australia, Melbourne City.
Mathew Baker selalu bermain dalam dua pertandingan tersebut. Dengan skema tiga bek yang diterapkan coach Nova Arianto, ia berduet dengan Putu Panji dan Alghazani Dwi.
Dipuji Melbourne City
Yang menarik adalah ia menjadi bek termuda yang dimiliki Indonesia dalam turnamen antarnegara Asia junior terbesar itu, yaitu masih berusia 15 tahun. Sedangkan Panji dan Alghazani sudah berusia 17 tahun.
Dengan fakta tersebut, Mathew Baker digadang-gadang menjadi bek tangguh masa depan Timnas Indonesia. Apalagi, sejak muda, ia sudah bermain abroad. Tak hanya itu, di usianya tersebut, ia sudah dipromosikan ke Melbourne City U-23.
Mengutip dari laman resmi Melbourne City FC, Baker termasuk dalam daftar skuad Melbourne City FC kategori Development Squad VPL1 U-23. Ia berada dalam tim asuhan Lewis Potter.
Pencapaian terhadap pemain keturunan Medan tersebut, yang juga sukses membawa Timnas Indonesia U-17 lolos ke Piala Dunia U-17 2025, mendapat pengakuan dari klubnya.
"Mathew Baker menjadi pemain penting bagi Indonesia, di mana ia membantu timnya mengamankan satu tiket lolos ke Piala Dunia U-17 lewat dua kemenangan impresif. Baker selalu bermain sebagai starter dalam turnamen itu, dan mengalahkan Korea Selatan 1-0 dan diikuti kemenangan 4-1 atas Yaman," tulis Melbourne City.
Sempat Diklaim Timnas Australia
Penampilan impresif bek bertinggi badan 176 cm tersebut menjadi berkah tersendiri bagi Timnas Indonesia U-17. Hal itu lantaran ia sempat diklaim oleh Timnas Australia Junior sebagai bagian dari tim mereka.
Hal itu juga diungkapkan oleh pelatih Baker di Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto. Pelatih yang pernah menjadi asisten Shin Tae-yong itu juga kaget bahwa Baker sempat diklaim Australia. Ia pun langsung bertindak demi memastikan negara mana yang akan dipilihnya.
"Saya dibantu ketum PSSI dan manajer pak Sumardji kemudian menghubungi keluarganya, bapak ibunya, dan puji syukur ternyata Baker tetap berkomitmen untuk lebih memilih membela Timnas Indonesia U-17," ungkap Nova dalam podcast di akun YouTube Arya Sinulingga.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
