Ekspresi pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster saat timnya melawan Persib Bandung pada pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (1/3/2025). (Ryana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali gagal meraih kemenangan di kandang setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan PSIS Semarang. Gol dramatis Septian David Maulana di menit 90+4 memupus harapan Green Force untuk mengamankan tiga poin.
Paul Munster sebelumnya sudah menargetkan kemenangan di laga ini demi mencapai 50 poin sebelum Liga 1 memasuki jeda satu bulan. Pelatih asal Irlandia ini bahkan mengajak Bonek dan Bonita untuk memenuhi stadion dalam laga terakhir sebelum libur.
“Ini pertandingan yang penting (menghadapi PSIS Semarang) untuk meraih 3 poin dan kita akan mencapai 50 poin,” ujar Munster sebelum pertandingan berlangsung, Selasa (11/3).
Sejak awal pertandingan, Persebaya Surabaya langsung tampil menekan dan mendapat peluang emas di menit kelima. Flavio Silva yang menerima umpan cutback melepaskan tembakan, namun bola masih membentur pemain belakang PSIS.
Di babak kedua, Persebaya Surabaya kembali menciptakan peluang lewat Rizky Dwi pada menit ke-62. Sayangnya, tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti masih melenceng dari gawang yang dijaga Syahrul Trisna.
Paul Munster mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan memasukkan empat pemain sekaligus. Oktafianus Fernando, Kasim Botan, Mohammed Rashid, dan Riswan Lauhim masuk menggantikan Flavio Silva, Rizky Dwi, Mikael Tata, dan Toni Firmansyah.
Upaya tersebut hampir membuahkan hasil di menit ke-85 ketika Francisco Rivera mendapatkan umpan matang dari Bruno Moreira. Sayang, tendangannya membentur pemain belakang PSIS sehingga arah bola berubah.
Persebaya Surabaya kembali mendapat peluang emas di menit 90+3 lewat solo run Oktafianus Fernando. Berhadapan satu lawan satu dengan kiper, tembakannya ke tiang jauh masih melebar tipis.
Kegagalan memanfaatkan peluang itu harus dibayar mahal satu menit kemudian. Serangan balik cepat PSIS berujung gol penyama kedudukan yang dicetak Septian David Maulana setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan dan membuat Persebaya Surabaya hanya mampu menambah satu poin. Dengan hasil ini, Persebaya Surabaya tertahan di posisi ketiga klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 48 poin.
Paul Munster mengaku kecewa dengan hasil tersebut, tetapi langsung mengalihkan fokus pada persiapan selama jeda kompetisi. Pelatih berusia 42 tahun ini memastikan akan memanfaatkan waktu sebulan untuk memperbaiki performa tim.
“Ya kita punya program (karena Liga 1 libur satu bulan), pemain akan libur, kami akan siapkan individual program, dan kita punya waktu untuk persiapan untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Munster.
Ia menegaskan setiap pemain akan diberikan program latihan individu selama masa libur.
Selain program individu, Munster juga berencana menggembleng tim dalam sesi latihan intensif menjelang dimulainya laga berikutnya. Persiapan ini menjadi krusial mengingat target tinggi yang dicanangkan Persebaya Surabaya musim ini.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
