Patrick Kluivert. (Dok. Antara)
JawaPos.com - Pelatih Patrick Kluivert telah mengumumkan skuad Timnas Indonesia pertamanya. Komposisi pemain yang dipanggil menimbulkan pertanyaan akan seperti apa formasi dan taktik yang digunakan legenda sepak bola Belanda tersebut.
Berdasarkan pengumuman resmi PSSI, sebanyak 27 pemain telah dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia bulan ini. Daftar itu bersifat provisional karena federasi masih menunggu rampungnya proses naturalisasi Dean James, Emil Audero Mulyadi, dan Joey Pelupessy.
Dengan demikian, total ada 30 pemain yang akan dipanggil oleh Patrick Kluivert untuk dua laga melawan Australia (20/3) dan Bahrain (25/3). Jumlah yang tak sedikit karena sebenarnya dalam tiap laga, cuma dibutuhkan 23 pemain saja.
Terlepas dari itu, komposisi pemain Timnas Indonesia perdana Kluivert ini ternyata tak jauh berbeda dengan skuad sebelumnya. Hanya ada dua nama baru yang berubah, yakni Ole Romeny (Oxford United FC) dan Septian Bagaskara (Dewa United FC).
Sisanya hampir sama. Lini belakang masih dihuni oleh Jay Idzes, Rizky Ridho, Kevin Diks, Mees Hilgers, Justin Hubner, Jordi Amat, Sandy Walsh, Calvin Verdonk, hingga Muhammad Ferarri.
Kemudian di lini tengah masih dan tetap mengandalkan Thom Haye, Ricky Kambuaya, Nathan Tjoe-A-On, Ivar Jenner, dan Marselino Ferdinan.
Nyaris samanya skuad Timnas Indonesia pertama ini membuat publik jadi bertanya-tanya strategi Patrick Kluivert. Ada yang menduga, dia akan menggunakan formasi dan taktik serupa karena skuadnya tak berubah.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong lebih sering menggunakan formasi 3-4-3 atau dimodifikasi jadi 3-4-1-2. Para penggawa Garuda pun sudah terbiasa menggunakan ini dalam beberapa tahun terakhir.
Di sisi lain, Patrick Kluivert ternyata bukan pelatih penganut formasi tersebut. Pakemnya selama ini adalah 4-3-3 atau 4-2-3-1. Legenda sepak bola Belanda itu pun pernah menyatakan bahwa dia lebih suka pakai 4-3-3.
"Saya suka 4-3-3, tapi tergantung tentang pemain nyaman di mana. Saya bisa implementasikan gaya apapun. Dalam sepak bola anda harus dinamis dan mengombinasikan banyak hal," kata Kluivert saat diperkenalkan pada Januari.
"Ketika bermain sepak bola, sistem bisa berubah. Pemain juga harus tahu kapan harus beradaptasi. Itu adalah hal yang penting," tambahnya.
Dari ungkapannya, Patrick Kluivert sepertinya berencana mengubah gaya dan formasi bermain Timnas Indonesia. Tapi, dia tak menutup kemungkinan untuk tetap menggunakan pakem serupa menyesuaikan kebutuhan pemain.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
