Pesepak bola Persebaya Surabaya Tumbas saat melewati pemain Persib Bandung Ryan Kurnia pada pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (1/3/2025). (Ryana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali mencuri perhatian menjelang laga melawan PSM Makassar di pekan ke-26 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Tim asuhan Paul Munster ini menjadi tim dengan jumlah penalti terbanyak di musim ini.
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, memastikan timnya siap menghadapi PSM Makassar. Ia juga mengisyaratkan akan melakukan rotasi pemain untuk menjaga kebugaran skuad.
“Persiapan hari ini bagus, kami berada di tahap sesi video analisis dari pertandingan sebelumnya dan beberapa detail kecil untuk persiapan pertandingan berikutnya. Jadi malam ini kami latihan dengan intensitas yang tinggi untuk pemain,” kata Munster, Rabu (5/3/2025).
Persebaya Surabaya dijadwalkan bertandang ke markas PSM Makassar pada Jumat, 7 Maret 2025. Laga ini menjadi ujian penting bagi Green Force dalam upaya menjaga posisi di papan atas klasemen.
Saat ini, Persebaya Surabaya berada di peringkat ketiga klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025. Mereka mengoleksi 13 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 7 kekalahan dari total 25 pertandingan.
Kemenangan telak 4-1 atas Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo menjadi modal berharga bagi Persebaya Surabaya. Hasil itu juga menegaskan ketajaman lini serang mereka di bawah arahan Munster.
Di sisi lain, PSM Makassar juga tengah dalam performa apik usai mengalahkan Madura United 3-1. Kemenangan di Stadion Gelora Bangkalan itu memperpanjang catatan positif mereka.
PSM saat ini berada di papan tengah klasemen dengan koleksi 9 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 4 kekalahan. Tim asuhan Bernardo Tavares ini juga menunjukkan ketangguhan dengan catatan 33 gol dan 23 kebobolan.
Statistik Persebaya Surabaya dan PSM menunjukkan perbedaan mencolok dalam hal eksekusi penalti. Hingga pekan ke-25, Persebaya Surabaya menjadi tim dengan jumlah penalti terbanyak di Liga 1 musim ini.
Green Force mendapatkan total 6 penalti sepanjang musim ini. Dari jumlah tersebut, 5 penalti berhasil dikonversi menjadi gol, sementara satu lainnya gagal.
Persentase keberhasilan penalti Persebaya Surabaya mencapai 83,3 persen. Angka ini menunjukkan efektivitas mereka dalam mengeksekusi bola mati dari titik putih.
Sebaliknya, PSM Makassar hanya mendapatkan 2 penalti sepanjang musim. Dari dua kesempatan itu, hanya satu yang berhasil menjadi gol, sementara satu lainnya gagal.
Persentase keberhasilan penalti PSM hanya mencapai 50 persen. Perbedaan ini menjadi salah satu catatan menarik menjelang pertemuan kedua tim.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
