
Myanmar menang 3-1 atas Kamboja dan membuka peluang untuk lolos ke semifinal
JawaPos.com - Tuan rumah Grup B Piala AFF 2016, Myanmar, membuka peluang untuk lolos ke semifinal. Itu setelah Myanmar berhasil mengalahkan Kamboja dengan skor 3-1, Rabu (23/11) malam WIB di Thuwunna Stadium, Yangon.
Gol-Gol Myanmar dihasilkan oleh Zaw Min Tu (36 dan 40) serta Aung Thu (56).
Menariknya, Myanmar melakoni comeback gemilang pasalnya mereka sempat ketinggal lebih dahulu pada menit ke-14. Adalah Sos Suhana yang mampu membobol gawang Myanmar.
Bagi Kamboja, kekalahan tersebut membuat mereka tersingkir dari ajang Piala AFF 2016. Meski masih tersisa satu laga, tim asuhan Lee Tae-hoon tersebut tak lagi berpeluang ke semifinal. Dengan nilai 0 hasil dari dua kekalahan, membuat peluang mereka tertutup.
Meski bermain sebagai tuan rumah, Myanmar ternyata kalah garang di awal laga. Kamboja menunjukkan permainan sama seperti ketika melawan Malaysia. Mereka mengandalkan kecepatan dan langsung memforsir serangan.
Hasilnya, pada menit ke-14 mereka sudah unggul 1-0. Tapi, seperti ketika melawan Malaysia, Kamboja juga menurun di babak kedua. Stamina para pemain langsung mengendur setelah diforsir di babak pertama. Akibatnya, gawang mereka kebobolan 3 gol dan akhirnya kalah. Saat melawan Malaysia, gawang Kamboja juga kemasukan 3 gol.
Kini, Myanmar memiliki poin sama dengan Malaysia yakni 3. Laga terakhir fase grup bakal menentukan siapa yang berhak mendampingi Vietnam. Menariknya, Myanmar dan Malaysia akan saling bertemu.
Berdasar statistik, Myanmar memang pantas menang. Tim asuhan Gerd Zeise tersebut mampu melepaskan 19 tembakan dengan 8 di antaranya on target. Sementara Kamboja hanya 8 tembakan dengan 6 on target.
"Kami harus bisa lebih tajam dalam penyelesaian akhir. Semoga itu bisa kami lakukan dalam pertandingan berikutnya. Tekanan untuk menang setelah kalah pda laga pertama cukup besar. Hal tersebut membuat para pemain kurang lepas dalam bermain," sebut Zeise seperti dilansir affsuzukicup.com.
Sementara itu, pelatih Kamboja asal Korsel, Lee Tae-hoon, mengaku kecewa dengan kekalahan itu. Terlebih mereka tersingkir dari ajang ini. Lee sadar bahwa fokus dan konsentrasi timnya belum maksimal karena hanya solid di babak pertama saja. (epr/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
