Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Februari 2025 | 06.10 WIB

Persebaya Surabaya Tak Mampu Bobol Gawang Dewa United, Paul Munster: Saya Tidak Bisa Mencetak Gol, Saya Hanya Bisa Berikan Solusi

Paul Munster. (Media Persebaya) - Image

Paul Munster. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus pulang dengan tangan hampa setelah menelan kekalahan 0-2 dari Dewa United dalam lanjutan Liga 1 Indonesia. Bermain di Stadion Pakansari, Green Force tak mampu mencetak satu gol pun meski memiliki beberapa peluang emas.

Kekalahan ini membuat Persebaya Surabaya turun ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan 41 poin. Sementara itu, Dewa United sukses menambah tiga poin penting dan memperbaiki posisi mereka di papan tengah.

Dewa United tampil lebih efektif dengan mencetak dua gol di babak pertama. Keunggulan ini membuat tim asuhan Jan Olde Riekerink semakin percaya diri dalam mengontrol jalannya pertandingan.

Paul Munster mencoba merespons dengan memasukkan Flavio Silva dan Riswan Lauhin pada babak kedua. Keduanya menggantikan Dime Dimov dan Andre Oktaviansyah untuk menambah daya serang Persebaya Surabaya.

Baru empat menit babak kedua berjalan, Persebaya Surabaya mendapatkan peluang emas. Francisco Rivera mengirim umpan silang ke Flavio Silva yang berdiri bebas, namun tendangannya berhasil diblok oleh kiper Sonny Stevens.

Pada menit ke-64, Green Force kembali mengancam melalui umpan cutback Bruno Moreira dari sisi kiri. Flavio yang mendapatkan ruang tembak melepaskan tendangan, tetapi lagi-lagi Sonny Stevens berhasil mengamankan bola.

Semenit berselang, giliran Rivera yang mencoba peruntungannya. Menerima umpan silang dari Flavio, Rivera memenangkan duel udara dan menyundul bola, namun arah bola tepat ke pelukan Sonny.

Persebaya Surabaya terus berusaha membongkar pertahanan Dewa United, tetapi hingga peluit akhir dibunyikan, mereka gagal mencetak gol. Statistik pertandingan menunjukkan Dewa United unggul dalam penguasaan bola sebesar 64 persen, sementara Persebaya Surabaya hanya 36%.

Paul Munster mengungkapkan kekecewaannya usai pertandingan. "Saya menyiapkan tim seperti biasanya, seperti  bisa saya lakukan, di babak kedua kita bermain cukup baik, kami mencoba untuk meraih kemenangan, tapi kami tak bisa mencetak gol, inilah sepak bola. Kita tidak mencetak gol, kita tidak bisa memenangkan pertandingan," ujar Paul Munster, Jumat (21/2/2025).

Munster menyoroti kurangnya kualitas di sepertiga akhir lapangan sebagai penyebab utama kegagalan timnya.

"Tentu saya kecewa, tapi pemain sudah berjuang sampai akhir, tapi kualitas di final third kurang, fokus saya untuk memperbaiki finishing. Jika kita bisa mencetak gol malam ini, kita bisa imbang atau menang, tapi pemain menciptakan peluang dan tak bisa mencetak gol," tambahnya.

Pelatih asal Irlandia Utara ini juga menegaskan perannya terbatas pada memberikan strategi dan solusi.

"Apa yang bisa saya lakukan? Saya tidak bisa mencetak gol, saya hanya bisa memberikan solusi bagaimana mencetak gol. Pemain harus melangkah lebih maju di level tertinggi,” jelasnya.

“Pelatih tidak berada di lapangan, saya bisa memberikan bagaimana cara bermain, tapi sayangnya tidak ada gol, kita harus cetak gol untuk bersaing di papan atas," tegas Munster.

Kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi Persebaya Surabaya dalam upaya mereka bersaing di papan atas klasemen. Munster berharap timnya dapat segera memperbaiki penyelesaian akhir agar dapat kembali ke jalur kemenangan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore