Kelompok suporter the Jakmania menunjukkan tiga koreo kreatif saat duel Persija Jakarta vs Persib Bandung. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ratusan orang diduga Bobotoh disebut datang langsung menyaksikan duel Persija Jakarta vs Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat pada Minggu (16/2) sore. Hal itu mengakibatkan adanya gesekan yang terjadi di stadion kemarin.
Pertandingan klasik Persija vs Persib tak berjalan mulus. Ada kericuhan yang sempat mewarnai salah satu laga pekan ke-23 Liga 1 Indonesia 2024/2025 tersebut.
Kericuhan pecah di tribune Stadion Patriot Candrabhaga menyusul hadirnya oknum yang diduga Bobotoh alias pendukung Persib Bandung. Ketegangan antarsuporter pun terjadi.
Akibatnya, beberapa penonton mengalami luka akibat bentrokan yang tak terhindarkan. Puluhan suporter, baik itu oknum Bobotoh atau penggemar Persija yang diduga Bobotoh pun diamankan dan dievakuasi. Sebagian korban mengakami luka di sekujur tubuhnya. Ada juga yang sampai diangkat menggunakan tandu.
Insiden dan banyaknya korban itu dikonfirmasi oleh pentolan the Jakmania, m Ferry Indrasjarief alias Bung Ferry. Pria yang juga mantan ketua umum PP The Jakmania itu sempat menemui salah satu oknum suporter yang hadir.
Berdasarkan penuturan korban, Bung Ferry menyebut ada ratusan oknum Bobotoh yang datang ke Stadion Patriot. "Gue tanya satu-satu, ternyata memang mayoritas Bobotoh. Mereka bilang ada 200 Bobotoh di dalam. Mungkin bisa dari compliment sponsor, tapi itu sudah umum," katanya ditemui usai laga.
"Banyak juga The Jak yang ke Bandung, bandel. Itu menurut gue sepak bola, rivalitas memang begitu," tambah Bung Ferry, yang pernah menjabat sebagai ketua umum PP The Jakmania selama tiga periode.
Menurut Bung Ferry, kehadiran oknum suporter tim tamu ini karena sistem pembelian tiket yang tidak berjalan sesuai harapan. Sehingga ada yang bobol dan datang ke Stadion Patriot.
"Yang gue sayangkan, sistem ticketing Persija kali ini tidak bisa melakukan scanning. Padahal, tahun-tahun sebelumnya, sistem ini sudah diterapkan," terangnya.
"Di mana hanya yang pernah membeli tiket musim ini yang bisa beli tiket untuk laga-laga tertentu, seperti Persija vs Persib atau Persija vs Persebaya. Tapi kali ini enggak. Jadi akhirnya lost," lanjut Bung Ferry.
Selain itu, Bung Ferry juga sangat menyoroti adanya provokasi di media sosial yang dilakukan oknum Bobotoh yang dapat tiket. "Jadi ini yang gue sayangkan teman-teman bobotoh yang sudah dapat tiket, mereka provokasi lewat media (sosial), itu yang membuat terjadi sweeping sweeping," jelasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
