Asisten pelatih Persebaya Surabaya, Uston Nawawi. (Dok. RRI)
JawaPos.com - Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster tidak dapat mendampingi timnya saat menjamu PSBS Biak akhir pekan ini. Ia mendapat sanksi akumulasi kartu kuning di Liga 1.
Dengan absennya pelatih asal Irlandia ini, Uston Nawawi akan mendampingi Bruno Moreira dkk melawan tim Badai Pasifik. Mantan gelandang Persebaya itu dihadapkan dengan tantangan berat mengakhiri puasa kemenangan dalam enam pertandingan terakhir.
Sosok Uston merupakan wajah lama untuk Bajul Ijo. Selain pernah membela Persebaya, sosok asli Sukodono ini menjadi asisten pelatih Persebaya dalam beberapa tahun terakhir. Selama berada dalam circle Green Force, Uston menekankan seluruh elemen dalam tubuh Persebaya merupakan sebuah keluarga besar.
"Kita harus berjuang maksimal mengeluarkan kemampuan terbaik kita. Selain itu, kita di Persebaya juga harus merasa seperti keluarga. Keluarga itu tidak saling menyalahkan, tapi saling mengingatkan dan menguatkan. Dengan begitu, pasti akan ada jalan," ungkap Uston dalam wawancara dengan legenda Persebaya, Joko Malis.
Pendekatan Uston dalam menangani skuad Green Force mungkin agak berbeda dengan Paul Munster. Namun, dalam hal tekad untuk menang, ia tentu sejalan dengan Munster.
Uston sendiri tidak menampik bahwa sejak ia turut menangani tim senior Persebaya, salah satu kondisi utama yang harus diperhatikan adalah kondisi psikologis dan mentalitas para pemain. Ini terutama saat timnya sedang terpuruk.
"Di tim senior, kondisi utama adalah psikologis, apalagi saat tim sedang terpuruk. Dalam melatih tim, saya terapkan 3K, yaitu Kesadaran, Keikhlasan, dan Kerja Keras," tambah mantan pemain Timnas Indonesia ini.
Uston juga membahkan jika ikhlas dan kerja kerja menjadi salah satu faktor penting kebangkita tim. "Kita harus mengeluarkan kemampuan terbaik. Lalu keikhlasan, kita harus legowo, tinggalkan dulu segala masalah lain dan fokus ke pertandingan. Ketiga adalah kerja keras, yang merupakan elemen terpenting dan harus diterapkan seluruh anggota tim," imbuhnya.
Uston menyatakan punya kiat tersendiri untuk menangani Persebaya jika dalam kondisi terpuruk. "Yang penting, kita buat suasana tim menjadi nyaman, kekeluargaan, dan rileks. Baru setelah itu, membahas tentang game plan yang diterapkan dalam pertandingan, mencakup empat aspek; attacking, defense, transisi, dan set piece," pungkas pelatih 47 tahun ini.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
