Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Februari 2025 | 22.58 WIB

Tengok Momen Syahdu Dua Asisten Pelatih Timnas Indonesia di Ternate: Minum Kelapa di Tepi Laut hingga Napak Tilas Sejarah

Denny Landzaat (kiri) dan Alex Pastoor tengah bersantai di Ternate, Maluku Utara. (Instagram/denny_landzaat)

 

JawaPos.com - Dua asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor dan Denny Landzaat, membagikan momen menarik ketika bertugas di Ternate saat memantau pertandingan Malut United melawan Borneo FC.

Malut United membungkam Borneo dengan skor telak 3-0 pada pekan 22 Liga 1 Indonesia 2024/2025 di Stadion Gelora Kie Raha, Senin (10/2).

Tiga gol Malut United ke gawang Borneo FC berasal dari brace Adriano Castanheira lewat titik penalti pada menit ke-38 dan 45+3 plus eksekusi 12 pas Junior Brandao pada menit ke-90+10.

Kedatangan Pastoor dan Landzaat menyaksikan Malut United menghadapi Borneo FC adalah memantau beberapa pemain berstatus Timnas Indonesia di kedua klub.

Seperti diketahui, Malut United memiliki pemain berlabel Timnas Indonesia seperti Yakob Sayuri, Yance Sayuri, dan Wahyu Prasetyo.

Sedangkan tim berjuluk Pesut Etam memiliki beberapa pemain yang menjadi bagian dari Timnas Indonesia pada beberapa tahun belakangan, yakni Nadeo Argawinata, Fajar Fathurrahman, Rivaldo Pakpahan, dan Stefano Lilipaly.

Selain bertugas memantau dan menilai pemain-pemain tersebut, Pastoor dan Landzaat juga menyempatkan pergi ke tempat-tempat bersejarah di Ternate.

Dalam unggahan di Instagram Story @alex.pastoor dan @denny_landzaat, keduanya tampak antusias saat tiba di Ternate. Sebagai langkah awal, mereka mengunjungi Stadion Gelora Kie Raha yang menjadi home base Malut United dan berbincang dengan staf pelatih tim tuan rumah.

Kemudian, keduanya menyambangi Benteng Oranje hingga Museum Rempah-Rempah. Pastoor memakai kemeja merah muda dengan topi dan kaca mata serta memakai sandal jepit. Sedangkan Landzaat memilih kemeja biru tua dengan sepatu putih casual.

Landzaat, yang memiliki darah Maluku dari ibunya, tampak lebih emosional melihat bangunan tua yang menyimpan begitu banyak cerita masa lalu. "Wonderful Ternate," katanya.

Sekadar informasi, Benteng Oranje didirikan pada 26 Mei 1607 oleh Cornelis Matclief de Jonge. Ini adalah benteng yang dulunya ditinggali bangsa Portugal dan Belanda.

Museum Rempah adalah museum yang dibangun di kawasan Benteng Orange Ternate, Maluku Utara. Museum ini akan digunakan sebagai pusat dokumentasi, data, dan informasi rempah di Indonesia.

Setelah puas menyusuri sejarah, keduanya menuju Pantai Jikomalamo, salah satu destinasi tersembunyi dengan keindahan alam yang luar biasa. Pantai ini terletak di Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat, sekitar 40 menit perjalanan dari pusat kota.

Di destinasi tersebut, Pastoor dan Landzaat menyempatkan foto bersama dengan anak-anak kecil Ternate, warga sekitar, dan meminum es kelapa di pinggir laut.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore