Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Februari 2025 | 17.58 WIB

Dejan Antonic, Eks Persebaya dan Juara Piala Dunia Junior 1987 yang Cinta Indonesia

Dejan Antonic saat melatih Barito Putera. (Dok. JawaPos.com)

 

JawaPos.com – Mantan pesepak bola Yugoslavia, Dejan Antonic, menjadi bagian dari sejarah sepak Persebaya Surabaya dan Indonesia, baik ketika masih aktif bermain maupun ketika menjalani karier sebagai pelatih.

Di level junior, Dejan punya pencapaian yang spesial bersama Timnas Yugoslavia. Dejan adalah bagian Timnas Yugoslavia U-20 yang jadi juara Piala Dunia U-20 di Chile.

Saat itu, Dejan bermain bersama Pedrag Mijatovic, Zvonimir Boban, Davor Suker, Robert Prosinecki, dan Robert Jarni bahkan menjadi bagian penting Krosia saat meraih posisi 3 di Piala Dunia 1998.

“Pre 37 god prva Zlatna medalja za Jugoslaviju. Bili i ostali smekeri Cileanci. (First gold medal for Yugoslavia World Cup Chile 87),” tulis Dejan di akun Instagram-nya pada 27 Oktober 2024.

Nah, Dejan pertama kali mencicipi atmosfer kompetisi Indonesia pada musim 1995/1996. Ketika itu, usianya 26 tahun, Dejan bergabung dengan klub Indonesia pertamanya, yaitu Persebaya Surabaya.

Pada musim perdananya, Dejan gagal membawa Green Force, julukan Persebaya, masuk ke babak 12 besar Divisi Utama Liga Indonesia. Persebaya menempati posisi 7 di klasemen Wilayah Timur.

Dalam 30 laga di Wilayah Timur, Dejan dan Persebaya menang 12 kali, imbang 11 kali, dan kalah 7 kali. Persebaya pun mengumpulkan poin 47.

Semusim bersama Persebaya, Dejan lalu pindah ke Persita Tangerang untuk semusim (1996/1997). Di Persita, Dejan membawa Pendekar Cisadane, julukan Persita, finis posisi 5 klasemen akhir Wilayah Barat.

Usai dari Persita, Dejan gabung Persema Malang musim 1997/1998. Namun, karena situasi kisruh di Indonesia, maka liga dihentikan di tengah jalan. Tepatnya 25 Mei 1998.

Ketika kariernya sebagai pemain habis, maka Dejan lalu banting setir jadi pelatih. Mendapat tawaran kerja di Indonesia bersama Arema Malang pada musim 2012/2013, Dejan pun menerimanya.

Di musim 2013, di mana kompetisi terbelah, Dejan lalu melatih Pro Duta di kompetisi Indonesia Premier League (IPL). Sebuah kompetisi yang diinisiasi oleh mendiang pebisnis Arifin Panigoro.

Usai dari Pro Duta, Dejan lalu melatih Pelita Bandung Raya (2013-2015), Persib Bandung (2016), Borneo (2018-2019), Madura United (2019-2020), PSS Sleman (2020-2021), dan kemudian Barito Putra (2022).

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore