Aji Santoso terlihat menggunakan kruk saat masih menukangi Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya memiliki banyak momen bersejarah yang tak terlupakan. Salah satunya adalah dedikasi luar biasa Aji Santoso saat masih menukangi Green Force.
Pada 7 Maret 2022, ada pemandangan unik di bangku cadangan Persebaya Surabaya. Sang pelatih, Aji Santoso, terlihat berdiri dengan bantuan kruk meski kondisinya sedang tidak fit.
Asisten pelatih Persebaya Surabaya, Mustaqim, menjelaskan kondisi Aji. Menurutnya, sang pelatih mengalami radang di sekitar engkel sehingga harus memakai alat bantu penyangga.
Cedera itu sudah dialami Aji sejak sehari sebelum pertandingan. Rasa sakit yang semakin parah membuatnya tidak bisa memimpin sesi official training.
Namun, saat pertandingan tiba, Aji tetap ingin berada di sisi lapangan. Dia tak mau meninggalkan para pemainnya berjuang sendirian dalam laga krusial.
Kala itu, enam pertandingan sisa sangat menentukan nasib Persebaya Surabaya. Setiap laga bagaikan final yang harus dimenangkan demi menjaga asa juara.
Sebelumnya, Aji sempat absen di seri keempat akibat badai Covid-19 yang melanda tim. Namun, di momen genting ini, ia tak ingin kembali meninggalkan Persebaya Surabaya.
"Coach Aji sendiri yang ingin menemani tim. Dia begitu semangat karena ini pertandingan penting," ujar Mustaqim dikutip dari laman Persebaya Surabaya.
Sayangnya, usaha maksimal Aji tetap tak cukup membawa Persebaya Surabaya meraih kemenangan. Green Force harus puas bermain imbang melawan Persita.
Tambahan satu poin membuat Persebaya Surabaya tertahan di posisi kelima klasemen sementara. Tim kebanggaan Bonek mengoleksi total 55 poin di pekan tersebut kala itu.
Aji Santoso memang dikenal sebagai sosok pelatih yang punya cinta mendalam terhadap Persebaya Surabaya. Dedikasinya terlihat dari perjuangan tanpa kenal lelah di setiap pertandingan.
Statistik menunjukkan kiprah Aji bersama Persebaya Surabaya sejak 2019 hingga musim terakhirnya. Dia beberapa kali membawa tim tampil kompetitif meski menghadapi berbagai tantangan.
Pada musim 2019, Aji memimpin Persebaya Surabaya dalam sembilan laga dengan hasil impresif. Green Force menang tujuh kali, seri dua kali, dan tidak terkalahkan.
Musim berikutnya, Liga 1 2020 terhenti akibat pandemi, dan Persebaya Surabaya hanya bermain dua kali. Hasilnya, satu imbang dan satu kekalahan dengan total satu poin.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
