
Guru besar sepak bola Indonesia, Emral Abus memberikan sejumlah nama yang layak jadi asisten pelatih Timans Indonesia di bawah Patrick Kluivert. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sosol Emral Abus selama ini dikenal sebagai guru besar sepak bola Indonesia. Sepanjang kariernya, dia bukan hanya menjadi pelatih klub sepak bola profesional di Liga 1 Indonesia.
Emral Abus pernah menjadi orang kepercayaan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk menjadi instruktur pelatih di Indonesia. Sejumlah pelatih top Tanah Air saat ini pun pernah merasakan sentuhannya.
Mulai dari Djadjang Nurdjaman, Nil Maizar, Indra Sjafri, Jafri Sastra, hingga Aji Santoso. Mereka pernah dipoles langsung oleh Emral Abus dalam menjadi pelatih ternama sekarang.
Latar belakang itu lah yang membuat Emral Abus berpendapat para pelatih lokal layak dapat kesempatan jadi asisten pelatih Patrick Kluivert untuk Timnas Indonesia. Menurutnya, banyak pelatih lokal berlisensi AFC Pro yang berhak dapat predikat itu.
"Sebenarnya banyak sekali, kita sudah punya dua kali (angkatan) pro. Angkatan saya itu 20 orang, satu sudah almarhum, tinggal 19 lagi. Kalau sudah pro itu sudah berhak untuk menjadi asisten pelatih. Udah wajar," kata Emral Abus di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (2/2).
"Kemudian tambah lagi 2023-2024 tambah lagi, satu gelombang, sekitar 18-20 orang. Nah di antaranya pasti ada," tambah sosok yang kini menjad pelatih kepala PSBS Biak.
Menurut Emral Abus, PSSI harus berani memberikan kesempatan kepada para pelatih lokal yang punya lisensi Pro AFC dapat tugas jadi asisten pelatih Timnas Indonesia.
"PSSI harus berani untuk memanfaatkan para pelatih pro diploma. Untuk apa? Untuk apa kita memprogramkan mereka jadi pro diploma tapi tidak bekerja, kan sayang. Harganya juga enggak sedikit ya. Untuk itu saya berharap PSSI juga melirik pelatih-pelatih yang punya lisensi Pro Diploma," jelasnya.
Ketika ditanya nama pelatih yang layak jadi asisten pelatih Timnas Indonesia, Emral Abus menyebut setidaknya ada empat nama. Yakni Djadjang Nurdjaman, Rahmad Darman, Yeyen Tumena, dan Kurniawan Dwi Yulianto.
"Ada Djadjang Nurjaman bisa, bahasanya juga bagus. Rahmad Darmawan juga bagus, kalau dilihat bahwa timnya kemarin di bawah (posisi liga), jangan lihat itu. Prestasi itu kan banyak faktor yang menentukan. Saya yakin dengan mereka-mereka itu," tuturnya.
"Yeyen Tumena juga bagus. (Kemudian), Si Kurus (Kurniawan Dwi Yulianto), saya selalu kontak-kontakan dengan Si Kurus. Tapi katanya Si Kurus di Timnas U-20 ya? Ya biar aja karena kita juga yang merekomendasikan ke Indra (Sjafri) dulu, tolong kamu pakai itu Si Kurus sebagai asisten kamu," pungkas Emral Abus.
PSSI sendiri saat ini sedang dalam pencarian asisten pelatih untuk Patrick Kluivert. Ada dua pelatih lokal yang diproyeksikan, sesuai dengan kesepakatan awal. Namun sampai kini belum diketahui siapa saja sosoknya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
