Persija Jakarta meraih hasil imbang melawan PSBS Biak di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (2/2). (Dok. Persija)
JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena, tampak frustrasi dan sangat kecewa setelah timnya gagal meraih kemenangan atas PSBS Biak. Dia mengungkap dua penyesalan dari pertandingan pekan ke-21 Liga 1 Indonesia 2024/2025 tadi malam tersebut.
Persija Jakarta mendapatkan hasil kurang memuaskan pada pertandingan pekan ke-21 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Macan Kemayoran hanya mampu bermain sama kuat dengan tamunya dari Indonesia Timur, PSBS Biak.
Persija Jakarta tak mampu memanfaatkan laga kandang untuk mendapatkan poin penuh karena hanya main imbang 2-2. Pasukan Carlos Pena pun harus puas menerima satu angka saja dari pertandingan yang dijalani di hadapan the Jakmania.
Menyakitkannya lagi, Persija pada laga ini tak mampu memanfaatkan segala keuntungan yang ada. Mulai dari unggul lebih dulu hingga keunggulan jumlah pemain, mengingat PSBS Biak bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama.
"Kami tidak senang dengan hasilnya, kami tidak senang. Kami sangat ingin mendapatkan tiga poin hari ini," kata Carlos Pena usai pertandingan.
Diakui Pena, Persija Jakarta sebenarnya tampil cukup dominan. Sejumlah serangan demi serangan dilakukan dan berbuah dua gol. Tapi, lini pertahanan Macan Kemayoran juga rapuh sehingga tim kebobolan dengan jumlah yang sama seperti mencetak gol.
Carlos Pena sangat menyesali itu. Menurutnya, Persija Jakarta harusnya bisa mempertahankan keunggulan dan lebih kuat lagi dalam hal bertahan agar tak kecolongan dua kali.
"Saya pikir dalam serangan kami menciptakan cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan untuk mencetak dua gol," jelasnya.
"Tetapi kami tidak boleh kebobolan dua gol setelah serangkaian permainan. Itu adalah sesuatu yang harus kami tingkatkan. Kami mencoba, kami mencoba, tentu saja, kami tidak bisa menyalahkan siapa pun," tambah Pena.
Selain itu, Carlos Pena juga sangat menyesali jalannya pertandingan pada babak kedua. Di matanya, laga berlangsung tak menarik karena banyak waktu yang terbuang akibat para pemain PSBS Biak mengulur-ulur waktu.
Tapi, Carlos Pena pada akhirnya tetap menghormati lawan dan menerima hasil negatif ini. Dia bertekad untuk membawa Persija bangkit dari hasil negatif.
"Pada babak kedua, banyak kehilangan waktu, permainan tidak memiliki kontinuitas. Mereka bermain sangat baik. Mereka memainkan permainan mereka, tentu saja, kami menghormati cara mereka bermain, tetapi babak kedua tidak memiliki kontinuitas," ucapnya.
"Saya sangat kecewa dengan hasilnya, tentu saja, karena di kandang kami ingin selalu menang, tetapi kami harus terus maju dan memikirkan hal yang sama," pungkas Carlos Pena.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
