Ilustrasi suporter Persebaya, Bonek saat memberi dukungan di Stadion GBT. Antara/Rizal Hanafi
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang 1-1 oleh Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo pada pekan ke-21 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Meski tertinggal lebih dulu di babak pertama, semangat juang tim besutan Paul Munster tetap tinggi hingga akhir pertandingan.
Tertinggal satu gol, Munster langsung melakukan perubahan dengan memasukkan Bruno Moreira dan Kasim Botan. Kedua pemain ini menggantikan Alfan Suaib dan Andre Oktaviansyah untuk menambah daya gedor serangan Persebaya Surabaya.
Kasim Botan hampir mencetak gol setelah lima menit berada di lapangan ketika mendapat ruang tembak di dalam kotak penalti. Sayang, bola hasil tendangannya masih bisa ditepis oleh kiper Persita, menggagalkan peluang emas bagi Green Force.
Menit ke-59, Kasim kembali mendapatkan kesempatan emas setelah menerima umpan dari Catur Pamungkas. Namun, nasib belum berpihak kepadanya karena tendangannya hanya mengenai mistar gawang, membuat Bonek di tribun harus menahan napas.
Munster kembali melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Francisco Rivera menggantikan Gilson Costa pada menit ke-61. Hanya berselang tiga menit, Malik Risaldi mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang sayangnya masih melebar tipis dari gawang Persita.
Persebaya Surabaya akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-76 lewat gol bunuh diri Javlon Guseynov. Bermula dari tendangan sudut yang dilepaskan Rivera, bola jatuh di depan gawang dan Guseynov yang berduel dengan Slavko Damjanovic justru salah mengantisipasi bola hingga masuk ke gawang sendiri.
Pada menit ke-86, Catur Pamungkas hampir membawa Persebaya Surabaya berbalik unggul setelah menerima umpan cutback dari Kasim Botan. Setelah mengecoh satu pemain lawan, Catur melepaskan tembakan keras yang kembali ditepis oleh kiper Persita, Igor.
Hingga peluit akhir dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta dan Persebaya Surabaya harus puas berbagi angka dengan tim tamu. Hasil ini menjadi poin pertama yang diraih Green Force dalam lima pertandingan terakhir setelah sebelumnya selalu kalah.
Meskipun Persebaya Surabaya sedang dalam kondisi sulit, dukungan Bonek tak pernah surut untuk tim kebanggaannya. Mereka bahkan berhasil mencatatkan rekor jumlah penonton terbanyak di Liga 1 Indonesia 2024/2025, mengalahkan Persija Jakarta yang memiliki stadion dengan kapasitas lebih besar.
Stadion Gelora Bung Tomo yang menjadi kandang Persebaya Surabaya tercatat telah menghadirkan 147.269 penonton sepanjang musim ini. Angka tersebut melampaui jumlah penonton Persija di Jakarta International Stadium yang hanya mencapai 147.217 orang.
Rata-rata kehadiran penonton di setiap laga kandang Persebaya Surabaya mencapai 13.388 orang, lebih rendah dibanding Persija yang mencatatkan rata-rata 18.402 penonton. Namun, karena jumlah pertandingan kandang yang lebih banyak, total angka penonton Persebaya Surabaya tetap menjadi yang tertinggi di Liga 1.
Suporter Persebaya, Bonek melakukan dialog bersama tim Persebaya usai laga melawan Persita pada laga Lanjutan Liga 1 di Stadion Bung Tomo, Jumat (31/1) malam. (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
Di peringkat ketiga, Persib Bandung dengan Stadion Si Jalak Harupat mencatatkan total 109.045 penonton dari sembilan laga kandang. Sementara Persis Solo yang menggunakan Stadion Manahan berada di posisi keempat dengan total 64.455 penonton.
Bali United melengkapi lima besar dengan 62.278 penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta sepanjang musim ini. PSS Sleman, Semen Padang, dan Malut United menjadi klub-klub dengan angka kehadiran yang cukup tinggi meskipun kapasitas stadion mereka lebih kecil.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
