Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Januari 2025 | 14.31 WIB

Ditanya Tentang Siapa Asisten Pelatih Timnas Indonesia Sesungguhnya, Alex Pastoor: Aku Asisten Kluivert

Alex Pastoor saat melatih NEC Nijmegen di Liga Belanda. (nec-nijmegen.nl) - Image

Alex Pastoor saat melatih NEC Nijmegen di Liga Belanda. (nec-nijmegen.nl)

JawaPos.com - Selasa (21/1), YouTube Ziggo Sport membuat talkshow yang menghadirkan Jan Mulder, Ronald Waterreus, Wesley Sneijder, dan Alex Pastoor. Talkshow tersebut membahas tentang bagaimana peluang Timnas Indonesia untuk bisa bermain di Piala Dunia 2026.

Unggahan YouTube tersebut berjudul "Alex Pastoor: 'Als we het WK halen gaat het dak er behoorlijk af'". Arti dari judul tersebut adalah, Alex Pastoor: 'Jika Kami Lolos ke Piala Dunia, Euforianya Akan Meledak'.

Jan Mulder merupakan pemain sepak bola tahun 1960an hingga 1970an asal Belanda kelahiran 4 Mei 1945. Dia pernah bermain di Anderlecht pada musim 1965-1972 dengan catatan 168 pertandingan dan 128 gol, lalu ia pindah ke Ajax pada musim 1972-1975 dengan catatan 71 pertandingan, 20 gol dan 19 assist.

Sedangkan Ronald Waterreus merupakan salah satu kiper pada musim 1990an akhir hingga 2000an akhir. Dia berkiprah di berbagai klub mulai dari Roda JC, PSV, Manchester City hingga New York Red Bulls.

Selanjutnya, Wesley Sneijder merupakan salah satu pemain kunci yang membawa Timnas Belanda mencapai final Piala Dunia 2010 yang saat itu menjadi runner up.

Dalam pembicaraan tersebut, Alex Pastoor menjelaskan saat dirinya ditawari oleh Patrick Kluivert melalui telepon untuk menjadikannya sebagai asisten pelatih di Timnas Indonesia bersama Denny Landzaat. Pastoor sangat tertarik dengan tawaran Kluivert untuk menjadi asisten pelatih di Timnas Indonesia.

Alex Pastoor, pelatih yang pernah membawa Sparta Rotterdam ke liga teratas Belanda, kini resmi menjadi bagian dari Timnas Indonesia sebagai asisten Patrick Kluivert. Dalam wawancara itu, Pastoor berbagi cerita tentang peran barunya, peluang Timnas Indonesia menuju Piala Dunia, dan strategi yang akan diusung bersama Kluivert dan Denny Landzaat.

Pastoor mengungkapkan bahwa dia belum pernah mengunjungi Indonesia, tetapi telah mempersiapkan diri dengan mempelajari buku Atlas van Indonesië, yang memuat informasi mendalam tentang negara dengan 277 juta penduduk dan 16 ribu pulau ini.

Ketika ditanya soal peluang Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia, Pastoor optimistis. "Masih ada empat pertandingan tersisa. Kami hanya berjarak satu poin dari peringkat kedua, Australia," jelas Pastoor. Jika tidak lolos langsung melalui posisi pertama atau kedua, Timnas Indonesia masih bisa melanjutkan perjuangannya lewat ronde keempat.

Dalam sepuluh hari mendatang, Pastoor akan memantau para pemain baik yang berada di luar negeri maupun dalam negeri. Ia juga mencatat bahwa kompetisi domestik kemungkinan berhenti selama bulan Ramadhan, memberikan kesempatan untuk fokus pada persiapan tim.

Saat pembawa acara Jan Mulder bertanya apakah Kluivert adalah asistennya atau sebaliknya, Pastoor menjawab tegas, "Ya, saya adalah asistennya."

Namun, Wesley Sneijder berpendapat bahwa Pastoor dan Landzaat akan merancang strategi teknis di lapangan, sementara Kluivert berperan sebagai daya tarik untuk pemain-pemain keturunan berbakat.

"Hal itu merupakan kombinasi yang sangat bagus dan baik untuk Timnas Indonesia," tambah Sneijder.

Salah satu pertandingan krusial yang menanti Timnas Indonesia adalah melawan Australia di Sydney pada 20 Maret. Pastoor mengaku senang dapat mengeksplorasi budaya negara-negara yang belum pernah ia kunjungi, seraya memanfaatkan laga tersisa untuk memperbaiki posisi Timnas di klasemen.

Dengan strategi matang dan sinergi kuat dalam jajaran pelatih, Timnas Indonesia diharapkan dapat menunjukkan performa terbaik dan membawa Skuad Garuda semakin dekat ke panggung dunia.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore