Ramadhani, bonek cilik yang sempat viral ikut demo di Jakarta demi kecintaan terhadap Persebaya Surabaya. (Instagram @kitabonek)
JawaPos.com- Tentu masih tertancap di dalam ingatan para Bonek Mania tentang momen 2017, di mana keberadaan Persebaya Surabaya kembali diakui oleh PSSI.
Perjuangan Bonek Mania sejak 2010 bisa terbayar tuntas, dengan kembali diakui Persebaya Surabaya oleh PSSI yang waktu itu dipimpin oleh Edy Rahmayadi.
Melansir dari radarbogor.jawapos.com, Sebuah keputusan bersejarah diambil dalam kongres PSSI di Bandung, Jawa Barat, yang mengembalikan kehormatan Persebaya Surabaya untuk berkompetisi di Divisi Utama (Liga 2) 2017.
Ketua Umum PSSI waktu itu, Edy Rahmayadi, memimpin keputusan monumental ini. Dalam pidatonya, beliau menegaskan posisi istimewa Persebaya Surabaya sebagai salah satu dari lima klub legenda sepak bola Indonesia, bersama PSMS Medan, Persija Jakarta, Persib Bandung, dan PSM Makassar.
Tentunya sorak sorai Bonek Mania atas keputusan PSSI tersebut membuat mereka lega. Pasalnya, PSSI tidak hanya mengembalikan Persebaya Surabaya ke pangkuan mereka, tetapi juga merestorasi enam klub lainnya.
Termasuk Arema Indonesia, Persibo Bojonegoro, Persema Malang, Persewangi Banyuwangi, Persipasi Kota Bekasi, dan Lampung FC, yang pada saat itu bermain di Liga Nusantara (Liga 3). Keputusan ini menandai awal dari proses pemulihan dan penyatuan kompetisi sepak bola Indonesia.
Di sisi lain ada cerita unik perjuangan Bonek cilik yang nekat berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi Geruduk Jakarta pada 2016.
Momen itu diabadikan dalam Instagram @kitabonek, pada Minggu (19/1). Bocah tersebut bernama Ramadhani Oktavian, anak asli Blitar yang waktu itu masih berusia 12 tahun. Namun, demi kecintaannya kepada Persebaya, dirinya nekat berangkat sendiri ke Jakarta.
Hanya bermodalkan uang Rp 50 ribu, dirinya nekat menumpang truk secara estafet ke Jakarta. Dalam perjalanannya menuju truk pertama membawa ke Semarang.
Di Kota Semarang dirinya sempat bertemu dengan suporter PSIS Semarang. Karena iba, suporter PSIS tersebut membantu Ramdani untuk mencarikan tumpangan sampai akhirnya ke Jakarta.
“Saya berangkat hari Jumat. Baru sampai tadi pagi,” katanya, sesaat sebelum dibawa pulang oleh salah satu Bonek senior di Jakarta, melansir dari Instagram @kitabonek.
Dengan cara estafet, murid kelas empat SD Negeri Turi, Blitar, itu akhirnya bisa sampai ke Jakarta. Bermodalkan uang seadanya, dirinya datang ke Jakarta untuk mengikuti aksi para Bonek memperjuangankan diakuinya Persebaya.
Anehnya, Rama (sapaan akrab Ramadhani) sudah meminta izin kepada keluarganya untuk berangkat ke Jakarta dan izin tidak masuk sekolah.
“Saya cuma pamit mbok. Mau lihat Persebaya, ikut jadi Bonek. Yang penting saya bisa ikut membela Persebaya," kata Ramadani.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
