Mohamad Prapanca (tengah) saat hadir pada laga terakhir Persija Jakarta di Liga 1 musim lalu. Presiden Persija itu membeberkan harapannya bagi Macan Kemayoran musim depan.
JawaPos.com - Beberapa waktu lalu jajaran pemilik dan petinggi klub Liga 1 Indonesia 2024/2025 melakukan pertemuan dengan Patrick Kluivert, pelatih Timnas Indonesia. Persija Jakarta jadi satu-satunya tim yang absen dalam pertemuan itu.
Pertemuan antara bos-bos klub Liga 1 dengan Patrick Kluivert terjadi pada pekan lalu. Tepatnya pada Selasa (14/1) di Hotel St. Regis, Jakarta. Patrick Kluivert hadir bersama dengan asistennya, Denny Landzaat serta Quentin Jakoba, selaku pelatih performa Timnas Indonesia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir beserta jajaran sekretaris jenderal, wakil ketua umum, dan anggota komite eksekutif (Exco) turut hadir. Begitu pula dengan petinggi PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Sementara dari perwakilan klub, sejumlah petinggi datang seperti Direktur Utama Borneo FC Ponaryo Astaman, Presiden Dewa United FC Ardian Satya Negara, hingga Presiden Direktur PSBS, Evelin Sanita Injaya.
Namun ternyata tak semua petinggi klub hadir. Erick Thohir menyebut hanya ada 17 pemilik atau bos klub Liga 1 yang ikut dalam pertemuan. Awalnya tak diketahui siapa satu tim yang tak hadir.
Teranyar, diketahui bahwa satu-satunya perwakilan klub Liga 1 yang tak hadir adalah Persija Jakarta. Mohamad Prapanca sebagai direktur klub, mengaku tak bisa menghadiri agenda tersebut.
"Pada saat pertemuan dengan klub, itu kebetulan saya tidak hadir, jadi kalau ditanya saya tidak tahu isi diskusi pada saat makan malam bersama," kata Prapanca dalam acara Ngopi Bareng Persija di Sarinah, Jakarta, Jumat (17/1) sore.
"Mungkin bisa dicek kepada teman-teman yang mewakili owners klub yang lain. Karena saya posisi di luar kota dikasih tahu hari yang sama bingung kita. Kira-kira seperti itu," tambahnya.
Prapanca menyadari bahwa ketidakhadiran dirinya bisa membuat nama Persija Jakarta jadi heboh. Tapi, dia menjelaskan bahwa panggilan itu tak memungkinkan dipenuhi karena satu dan lain hal.
"Tapi pasti karena ketidakhadiran Persija akan dibuat berita miring, oleh netizen, medsos, atau mungkin teman-teman wartawan lainnya," ucapnya.
"Tapi cerita sebenarnya adalah saya lagi di luar kota, dikasih tahu hari itu, saya belum bisa balik pada hari yang sama," kata Prapanca menambahkan.
Meski tak datang dalam pertemuan, Prapanca menyambut baik kedatangan Patrick Kluivert sebagai pelatih. Dia yakin dengan adanya pelatih yang memiliki latar belakang pemain berstandar Eropa, bisa menjalankan tugasnya dengan baik.
"Saya rasa mereka punya standar Eropa yang harus dijalankan, kan sekarang dia sudah pulang dan mungkin menyusun strategi dan lain-lain beserta asistennya. Saya yakin kalau dia memenuhi standar yang ada di sepak bola Eropa. Saya yakin kalau dia balik dia pasti berkomunikasi dengan pelatih-pelatih di klub, kan biasanya seperti itu di Eropa," pungkas Prapanca.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
