Dynamic duo Persebaya Surabaya di Liga 1 kini tinggal cerita usai Alwi Slamat dan Muhammad Hidayat tak lagi bersama. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Muhammad Alwi Slamat dan Muhammad Hidayat pernah menjadi sosok yang tak tergantikan di lini tengah Persebaya Surabaya. Mereka dikenal sebagai "The Dynamic Duo" yang membawa kejayaan dan stabilitas bagi Green Force dalam berbagai kompetisi.
Alwi Slamat, yang lahir di Tulehu pada 16 Desember 1998, memulai kariernya sebagai pesepak bola profesional di Semen Padang U-21 pada tahun 2015. Ia kemudian dipromosikan ke tim senior Semen Padang pada tahun berikutnya sebelum melanjutkan perjalanan kariernya ke PS TNI dan PSMS Medan.
Pada tahun 2019, Alwi bergabung dengan Persebaya Surabaya dan langsung menjadi pemain kunci. Bersama Muhammad Hidayat, ia membentuk duet yang sangat solid di lini tengah, dengan keduanya memiliki kemampuan bertahan dan menyerang yang seimbang.
Prestasi besar Alwi bersama Persebaya Surabaya adalah memenangkan Piala Gubernur Jawa Timur 2020. Selain itu, ia juga menjadi bagian penting dari skuad yang finis di peringkat kedua Liga 1 Indonesia 2019 dengan raihan 54 poin, hanya terpaut 10 poin dari juara Bali United.
Namun, perjalanan karier Alwi di Persebaya Surabaya tak berlangsung lama. Pada 26 Oktober 2023, ia memutuskan untuk meninggalkan Green Force dan bergabung dengan klub Liga 2, Malut United, demi mencari tantangan baru.
Bersama Malut United, Alwi berhasil mengantarkan tim tersebut promosi ke Liga 1 setelah finis di posisi ketiga Liga 2 Indonesia 2023/2024. Sayangnya, musim pertamanya di Liga 1 bersama Malut United tak berjalan mulus, dengan Alwi hanya mencatatkan satu assist dari 15 penampilan sejauh ini.
Alwi sempat menjadi andalan di awal musim, tetapi belakangan mulai kehilangan tempat di tim utama. Hingga pekan ke-17 Liga 1 Indonesia 2024/2025, ia hanya tampil dalam 10 pertandingan, dengan sebagian besar sebagai pemain cadangan atau digantikan di tengah laga.
Sementara itu, nasib Muhammad Hidayat tak kalah memilukan. Hidayat, yang pernah menjadi rekan setia Alwi di lini tengah, belum sekalipun tampil untuk Persebaya Surabaya musim ini akibat cedera lutut yang dideritanya sejak musim lalu.
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, memberikan kabar terbaru tentang kondisi Hidayat yang kini mulai pulih. Munster memastikan Hidayat sudah kembali berlatih bersama tim, tetapi menegaskan ia tak ingin mengambil risiko dengan memainkannya terlalu dini.
“Proses pemulihan Hidayat berjalan baik, dan dia sudah mulai berlari bersama tim. Namun, kami harus berhati-hati agar tidak memperburuk cederanya dengan memainkan dia terlalu cepat,” ujar Munster pada Jumat, 3 Januari 2025.
Munster juga menyebut tim masih memantau pemulihan cedera pemain lain seperti Francisco Rivera. Hal ini menunjukkan Persebaya Surabaya tengah menghadapi tantangan besar terkait kebugaran pemain di paruh kedua musim ini.
Melihat perjalanan karier Alwi Slamat dan Muhammad Hidayat, sulit untuk tidak mengenang masa-masa emas mereka bersama Persebaya Surabaya. Pada musim Liga 1 Indonesia 2021/2022, keduanya mencatatkan statistik yang luar biasa di lini tengah.
Sebagai perbandingan, rata-rata pemain Liga 1 memiliki akurasi umpan sebesar 70,7%, rasio umpan ke depan 22%, tekel 1,2, intersep 2,7, sapuan 0,5, dan pemulihan bola 1,7. Namun, Alwi dan Hidayat jauh melampaui angka tersebut dengan kontribusi signifikan di hampir setiap aspek permainan.
Alwi Slamat:

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
