
Mohammed Rashid tampil baik meski belum bisa membawa Persebaya Surabaya terhindar dari kekalahan saat menghadapi Bali United. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus merasakan pahitnya kekalahan dalam laga melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Pertandingan yang digelar Sabtu malam itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah.
Di babak pertama, Persebaya Surabaya mampu menahan gempuran Bali United meski beberapa kali terlihat kewalahan menghadapi serangan cepat. Namun, lini bertahan Green Force akhirnya runtuh di 10 menit awal babak kedua.
Paul Munster, pelatih Persebaya Surabaya, mencoba merespons tekanan dengan pergantian pemain strategis. Menit ke-58, ia memasukkan Kasim Botan menggantikan Toni Firmansyah untuk memperkuat daya gedor serangan.
Kehadiran Kasim langsung memberikan dampak ketika ia melepaskan crossing akurat semenit setelah masuk. Flavio Silva berhasil menyundul bola hasil umpan tersebut, tetapi kiper Bali United, Adilson Maringa, sigap melakukan penyelamatan.
Bali United akhirnya membuka keunggulan di menit ke-63 melalui Privat Mbarga. Memanfaatkan serangan balik cepat, Mbarga sukses menempatkan bola ke sisi kiri gawang Ernando Ari, membuat skor berubah menjadi 1-0.
Tidak butuh waktu lama, Irfan Jaya menggandakan keunggulan tuan rumah di menit ke-66. Memanfaatkan transisi permainan yang cepat, Irfan melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti yang tak mampu dihentikan Ernando.
Paul Munster kembali melakukan perubahan dengan memasukkan Andre Oktaviansyah, Oktafianus Fernando, dan Riswal Lauhin. Mereka menggantikan Gilson Costa, Malik Risaldi, dan Mikael Tata yang dianggap belum memberikan kontribusi maksimal.
Pada menit ke-88, Persebaya Surabaya mendapat peluang emas dari tendangan bebas yang dieksekusi oleh Oktafianus Fernando. Umpan matang Ofan mengarah ke Rashid, yang berhasil memenangkan duel udara dan mengarahkan bola ke tiang dekat.
Namun, aksi gemilang Adilson Maringa kembali menggagalkan peluang tersebut. Kiper Bali United itu tampil luar biasa sepanjang laga dan memastikan gawangnya tetap clean sheet.
Hingga peluit akhir dibunyikan, Persebaya Surabaya tak mampu mencetak gol balasan. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Green Force yang masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 37 poin.
Meski kalah, Mohammed Rashid tetap memberikan semangat kepada rekan-rekannya. Melalui unggahan di Instagram pribadinya, pemain asal Palestina ini menunjukkan sikap profesional dan solidaritas yang luar biasa.
“Selalu bersama kapan kalah atau menang, selalu satu keluarga. Alhamdulillah for everything,” tulis Rashid dalam unggahannya, disertai foto dirinya bersama rekan-rekan timnya.
Rashid menjadi salah satu pemain yang tampil penuh selama 90 menit melawan Bali United. Meski Persebaya Surabaya kalah, statistik Rashid menunjukkan ia memberikan kontribusi maksimal di lapangan.
Selama laga, Rashid mencatatkan 58 sentuhan bola dengan akurasi umpan mencapai 79 persen. Dari total 39 umpan yang dilepaskannya, 31 berhasil mencapai rekan setim.
Ia juga mencatatkan satu umpan kunci yang hampir berbuah gol. Selain itu, Rashid berhasil menyelesaikan dua percobaan dribel dengan sempurna, menunjukkan kualitasnya dalam penguasaan bola.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
