Stefano Lilipaly jadi salah satu pemain yang masuk radar Persebaya Surabaya di bursa transfer paruh musim. (Instagram @stefanolilipaly)
JawaPos.com — Spekulasi transfer Stefano Lilipaly ke Persebaya Surabaya kembali memanas. Pemain naturalisasi ini masuk dalam radar Green Force yang ingin memperkuat skuad di putaran kedua Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Nama Stefano Lilipaly tentu bukan asing di kancah sepak bola Indonesia. Gelandang serang berusia 34 tahun itu sudah membuktikan kualitasnya sejak pertama kali bermain di Liga 1 bersama Bali United.
Lilipaly lahir di Arnhem, Belanda, pada 10 Januari 1990. Ia memulai karier sepak bolanya di Belanda dengan memperkuat tim muda Utrecht sebelum bermain untuk beberapa klub seperti Almere City, SC Telstar, dan SC Cambuur.
Perjalanan Lilipaly di Indonesia dimulai pada tahun 2017 ketika ia bergabung dengan Bali United. Bersama tim Serdadu Tridatu, Lilipaly sukses meraih dua trofi Liga 1 pada musim 2018/2019 dan 2021/2022.
Selama lima tahun membela Bali United, Lilipaly mencatatkan 127 penampilan. Ia juga berhasil menyumbangkan 34 gol dan 29 assist untuk tim asal Pulau Dewata tersebut.
Setelah meninggalkan Bali United, Lilipaly bergabung dengan Borneo FC pada musim 2022/2023. Di klub asal Samarinda itu, ia terus menunjukkan performa impresif meski usianya sudah tidak muda lagi.
Bersama Borneo FC, Lilipaly mencatatkan total 81 pertandingan. Ia juga sukses membukukan 24 gol dan 31 assist, membuktikan dirinya masih menjadi pemain yang berbahaya di lini tengah.
Musim ini, Lilipaly telah tampil dalam 15 pertandingan bersama Borneo FC di Liga 1 2024/2025. Dari jumlah tersebut, ia berhasil mencetak dua gol dan empat assist, kontribusi signifikan untuk tim berjuluk Pesut Etam.
Ketertarikan Persebaya Surabaya kepada Lilipaly menjadi perhatian besar bagi para pecinta sepak bola Indonesia. Pelatih Paul Munster disebut-sebut tertarik mendatangkan pemain serbaguna seperti Lilipaly untuk menambah kekuatan lini tengah Green Force.
Persebaya Surabaya saat ini sedang memimpin klasemen sementara Liga 1 dengan 37 poin dari 16 pertandingan. Mereka berhasil meraih 11 kemenangan, empat hasil imbang, dan hanya satu kekalahan.
Namun, jadwal padat di akhir putaran pertama menjadi tantangan berat bagi skuad Persebaya Surabaya. Dengan enam pertandingan dalam satu bulan, rotasi pemain menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga performa.
Lilipaly dianggap sebagai pemain yang mampu memberikan keseimbangan antara serangan dan pertahanan. Kehadirannya akan memberikan kedalaman lebih di lini tengah, sesuatu yang sangat dibutuhkan Persebaya Surabaya.
Selain Stefano Lilipaly, Persebaya Surabaya juga dikaitkan dengan nama besar lainnya, termasuk bek Filipina Cristian Rontini. Jika kedua transfer ini terwujud, Green Force akan memiliki skuad yang lebih kompetitif untuk bersaing di putaran kedua Liga 1.
Lilipaly dikenal sebagai pemain yang serbaguna dan kreatif. Ia mampu bermain di berbagai posisi, mulai dari gelandang serang, winger, hingga penyerang kedua.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
