Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Desember 2024 | 18.05 WIB

Peringatan Darurat Bagi Playmaker Persebaya Surabaya Francisco Rivera Jika Tak Ingin Absen Kontra Bali United

Francisco Rivera keluar sebagai raja assist Persebaya Surabaya jelang hadapi Borneo FC di pekan ke-16 Liga 1. (Instagram @cachisrivera)

 

JawaPos.com — Francisco Rivera, playmaker andalan Persebaya Surabaya, berada di ujung tanduk jelang laga melawan Bali United pada pekan ke-17 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Pemain asal Meksiko ini harus ekstra hati-hati karena sudah mengantongi tiga kartu kuning sejauh musim ini.

Jika mendapat kartu kuning tambahan dalam laga melawan Borneo FC, Jumat (20/12), Rivera dipastikan absen melawan Bali United karena akumulasi kartu. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pelatih Paul Munster yang harus menjaga stabilitas tim di puncak klasemen.

Rivera, yang dikenal sebagai otak serangan Green Force, diharapkan tampil tenang meskipun lawan yang dihadapi bukanlah tim sembarangan. Borneo FC datang dengan modal kemenangan besar 5-0 atas Madura United pada pertandingan sebelumnya.

Statistik Rivera sejauh ini menunjukkan perannya yang vital di lini tengah Persebaya Surabaya. Dalam 15 pertandingan, ia telah mencatatkan 1 gol, 3 assist, dan 27 key pass dengan akurasi umpan sebesar 68 persen.

Persebaya Surabaya sendiri saat ini memimpin klasemen sementara Liga 1 dengan 34 poin, tetapi posisinya belum aman. Persib Bandung yang berada di posisi kedua dengan 32 poin masih menyimpan satu laga tunda, sehingga potensi tergeser tetap ada.

Rivera tidak menutupi keinginannya untuk kembali mencetak gol setelah memecahkan kebuntuan di laga sebelumnya. Gol perdana itu dicetaknya saat Persebaya Surabaya menang telak 4-1 atas Persik Kediri pada 11 Desember 2024.

Meski begitu, Rivera menegaskan target utama tim adalah kemenangan, tidak peduli siapa yang mencetak gol. Konsistensi Persebaya Surabaya menjadi kunci untuk menjaga jarak dari para pesaing di papan atas klasemen.

Selain Rivera, Persebaya Surabaya juga harus memperhatikan kondisi pemain lain yang berada di ambang akumulasi kartu. Nama-nama seperti Malik Risaldi, Flavio Silva, dan Gilson Costa masing-masing telah mengoleksi dua kartu kuning.

Bahkan, Green Force harus menghadapi Borneo FC tanpa beberapa pemain pilar seperti Arief Catur dan Ardi Idrus. Keduanya absen karena akumulasi kartu, sementara Mikael Tata juga tidak bisa dimainkan karena panggilan Timnas Indonesia.

Pelatih Paul Munster menegaskan ia telah menyiapkan berbagai skenario untuk menghadapi situasi sulit ini. Dalam konferensi pers jelang laga, Munster menyatakan skuadnya harus siap melangkah maju meski dalam keadaan krisis pemain.

“Kami kehilangan beberapa pemain penting, tetapi saya percaya kepada semua pemain yang ada. Tidak ada tempat untuk bersembunyi, semua harus siap memberikan yang terbaik,” tegas Munster.

Kehadiran Rivera di lini tengah sangat penting untuk menjaga alur permainan Persebaya Surabaya, terutama saat menghadapi tekanan dari tim tamu. Rivera diharapkan mampu mengatur tempo permainan sekaligus memberikan kreativitas di area sepertiga akhir lapangan.

Namun, statistik juga menunjukkan Rivera cukup sering melanggar lawan, dengan total 20 pelanggaran sejauh ini. Hal ini menjadi perhatian, mengingat intensitas permainan melawan Borneo FC diprediksi akan tinggi.

Di sisi lain, Borneo FC tentu tidak akan menyia-nyiakan peluang untuk mencuri poin di Gelora Bung Tomo. Tim asuhan Pieter Huistra saat ini berada di posisi ketiga klasemen dengan 26 poin, terpaut delapan angka dari Persebaya Surabaya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore