
Mantan Pelatih tim nasional Futsal Indonesia Justinus Lhaksana.
JawaPos.com–Jelang laga krusial Timnas di ASEAN Cup melawan Filipina di Stadion Manahan, Solo, tekanan kepada Shin Tae-yong semakin tinggi.
Pasca dikalahkan Vietnam 0-1, sebelumnya bermain imbang 3-3 melawan Laos di kandang, dukungan terhadap pelatih asal Korsel itu pun menurun. Hal itu diungkapkan pengamat sepak bola Justin Lhaksana dalam wawancaranya di kanal you tube Helmy Yahya Bicara, Rabu (19/12).
Coach Justin menyatakan dukungan terhadap STY menurun. ”Kalo dulu 90 persen gue dukung STY, sekarang kayaknya turun ke 60-40 persen. Gue akui sudah mulai bergeser dukungan ke dia (STY),” ucap Justin Lhaksana.
Koci, panggilan Justin Lhaksana, mengaku selama ini jarang mengkritik keras pelatih berusia 54 tahun itu. Namun, semua berubah sejak Timnas Senior dikalahkan Tiongkok 1-2 di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 15 Oktober.
”Gue sebelumnya selalu dukung. Gue gak pernah kritik keras STY. Cuma sejak kalah dari Tiongkok itu, gue beneran kecewa. Kenapa dia tidak turunkan skuad terbaik? Kenapa selalu rotasi? Kenapa tidak turunkan Thom Haye sejak babak kedua?” tegas Koci.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
