
Sepak bola Indonesia kembali berduka atas kabar meninggalnya suporter Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Sepak bola Indonesia kembali dirundung duka setelah kehilangan salah satu suporter setia Persebaya Surabaya, Putra Teguh Wicaksono. Dia mengalami kecelakaan lalu lintas saat dalam perjalanan pulang dari menyaksikan pertandingan Persebaya Surabaya vs Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya Rabu (11/12).
Melalui akun resmi Instagram Persebaya Surabaya, keluarga besar Persebaya Surabaya mengumumkan kabar duka ini. “Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun. Kami keluarga besar Persebaya merasakan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Putra Teguh Wicaksono malam ini,” tulis mereka dalam pengumuman resmi.
Kecelakaan yang menimpa almarhum Putra terjadi setelah pertandingan di mana Persebaya Surabaya menunjukkan performa gemilang. Dukungan suporter seperti Bonek menjadi energi tambahan bagi tim yang biasa dijuluki Green Force ini.
Persebaya Surabaya menekankan pentingnya merayakan setiap momen kebersamaan, tetapi kini harus berhadapan dengan kenyataan pahit kehilangan seorang suporter. Mereka mengingat setiap dukungan yang diberikan almarhum Putra sebagai bagian yang tak terpisahkan dari tim.
“Semoga seluruh amal baik Putra diterima Tuhan Yang Maha Penyayang, diampuni segala dosanya. InsyaAllah Putra diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” sambung akun resmi Persebaya Surabaya dalam pernyataannya.
Kematian almarhum Putra memicu reaksi beragam dari kalangan suporter, tidak hanya dari Bonek, tetapi juga dari suporter tim lain. Komentar penuh rasa empati dan dukungan pun berdatangan, menunjukkan solidaritas antar suporter.
Salah satu Bonek mengungkapkan belasungkawa dengan menyebutkan, “Al Fatihah untuk mas putra.” Ini mencerminkan rasa cinta dan penghormatan terhadap sesama suporter yang telah pergi.
Dari suporter Persib Bandung pun terlihat sikap sama, di mana mereka menyampaikan doa, “Rest in peace min bobotoh dan bonek sedang berduka.” Dukungan ini menunjukkan meskipun berasal dari tim rival, rasa kemanusiaan tetaplah yang utama.
Seorang suporter PSM Makassar juga menyampaikan, “Dari fan PSM Makassar, alfatihah. Semoga Husnul khatimah untuk teman Bonek yang gugur membela Tim kebanggaan.” Pernyataan ini mengingatkan sepak bola adalah lebih dari sekadar olahraga; ini adalah mengenai komunitas dan persahabatan yang dibangun di atasnya.
“Turut berduka cita, dari kami segelintir persis fans Surabaya. Semoga keluarga diberikan ketabahan,” ungkap satu di antara suporter Persis Solo. Ini menunjukkan bagaimana suporter dapat bersatu meski dalam keadaan sulit seperti ini.
Kejadian tragis ini mengingatkan kita semua akan pentingnya keselamatan di jalan raya, terutama setelah menikmati pertandingan yang penuh semangat. Banyak suporter yang kembali ke rumah setelah menyaksikan pertandingan, dan insiden seperti ini seharusnya menjadi perhatian kita bersama untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan.
Dalam beberapa tahun terakhir, dunia sepak bola Indonesia telah melalui banyak tantangan, tetapi kehilangan satu nyawa seharusnya menjadi titik refleksi bagi semua elemen dalam komunitas pendukung. Semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi semua suporter untuk lebih berhati-hati dan saling menjaga satu sama lain.
Fakta almarhum Putra meninggal dalam kecelakaan lalu lintas menggambarkan risiko yang dihadapi oleh banyak suporter saat mereka bersemangat mendukung tim kesayangan. Semua harus bisa memahami perjalanan pulang yang aman sama pentingnya dengan mendukung tim di stadion.
Persebaya Surabaya dikenal dengan basis apakah yang Solid, dan para suporter sangat mobil dan emosional saat menyaksikan tim mereka berlaga. Dalam situasi seperti ini, dukungan antar suporter dari berbagai klub akan sangat diperlukan untuk saling menguatkan.
Setelah pengumuman resmi, banyak yang menyerukan untuk lebih menghormati kehidupan suporter yang telah pergi. Dalam roster suporter Persebaya Surabaya, nama almarhum Putra Teguh Wicaksono akan dikenang sebagai salah satu yang memberikan dedikasi terbaik bagi tim.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
