Presscon Arema FC melalui Zoom usai hadapi Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali melanjutkan tren positif di Liga 1 2024/2025 setelah menang dramatis 3-2 atas Arema FC. Pertandingan panas yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo itu menyuguhkan aksi seru hingga menit terakhir.
Flavio Silva menjadi bintang dengan mencetak dua gol penting untuk Green Force. Gol terakhirnya pada menit ke-90+4 lewat titik penalti memastikan Persebaya Surabaya meraih tiga poin berharga.
Sementara itu, satu gol tambahan dicetak oleh Malik Risaldi yang tampil luar biasa meski sempat mendapat pengawalan ketat dari lini belakang Arema. Kemenangan ini membuat Persebaya Surabaya kukuh di puncak klasemen dengan raihan 30 poin.
Namun, di balik euforia kemenangan Persebaya Surabaya, sorotan juga tertuju pada absennya sesi konferensi pers dari kubu Arema FC. Hal ini memunculkan berbagai pertanyaan, terutama dari media yang hadir di stadion.
Media Officer Persebaya Surabaya, Jonathan Yohvinno, akhirnya memberikan klarifikasi terkait hal tersebut. Ia menyebut keputusan tersebut berdasarkan arahan dari pihak kepolisian yang bertanggung jawab atas keamanan pertandingan.
“Teman-teman, tadi Arema tidak presscon karena arahan dari Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Winboko,” ujar Jonathan saat ditemui usai pertandingan.
Ia menambahkan Wakapolrestabes secara langsung datang ke ruang ganti Arema untuk menyampaikan keputusan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wakapolrestabes didampingi General Coordinator pertandingan, Agus Sanjaya, memberikan arahan kepada pihak Arema. Langkah ini dilakukan demi menjaga kelancaran dan keamanan setelah pertandingan yang berpotensi menimbulkan gesekan antarpendukung.
Jonathan juga menjelaskan keputusan ini tidak diambil secara sepihak oleh pihak keamanan. Arahan untuk mengganti konferensi pers menjadi format virtual juga telah mendapatkan persetujuan dari Match Commissioner yang bertugas.
“Terkait presscon Arema menjadi virtual, ini juga sudah direstui oleh Match Commissioner,” tegas Jonathan. Hal ini menunjukkan keputusan tersebut sesuai dengan regulasi yang berlaku dalam penyelenggaraan Liga 1.
Meski dilakukan secara virtual melalui platform Zoom, sesi konferensi pers tetap berjalan sebagaimana mestinya. Namun, absennya Arema dari ruang media di stadion tetap menjadi catatan tersendiri bagi para wartawan yang hadir.
Jonathan memastikan Persebaya Surabaya sebagai tuan rumah telah memfasilitasi kebutuhan media sesuai dengan standar Liga 1. Namun, keputusan untuk mengalihkan format konferensi pers berada sepenuhnya di tangan pihak keamanan.
Rivalitas panas antara Persebaya Surabaya dan Arema memang selalu menjadi sorotan dalam setiap pertemuan kedua tim. Namun, dalam pertandingan kali ini, semua pihak berusaha menjaga agar situasi tetap kondusif.
Menurut Jonathan, langkah preventif seperti ini harus dipahami sebagai bentuk tanggung jawab bersama. Ia berharap keputusan ini tidak disalahartikan sebagai upaya untuk mengurangi transparansi dari pihak Arema FC.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
