Selebrasi Pesepak bola Timnas Indonesia Marselino Ferdinan usai membobol membobol gawang Timnas Arab Saudi pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2
JawaPos.com - Pertandingan melawan Arab Saudi menjadi laga terakhir bagi tim nasional Indonesia pada kalender internasional 2024. Setelah ini, timnas senior baru akan kembali bertanding pada Maret 2025.
Meski demikian, Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) tetap akan bekerja. Dia akan menangani tim Indonesia U-22. Tim itu akan diturunkan pada ajang Piala AFF 2024. Turnamen yang memiliki nama resmi ASEAN Championship 2024 itu akan digelar pada 8 Desember-5 Januari.
Marselino Ferdinan menjadi salah satu pemain yang diharapkan bisa menjadi bagian dari tim Indonesia U-22 pada ajang AFF Cup 2024. Perannya sangat dibutuhkan STY.
Apalagi, mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut tampil bagus saat timnas Indonesia menang 2-0 atas Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 19 November lalu. Marselino mencetak dua gol ke gawang Arab Saudi.
Tapi, Marselino belum yakin bisa ikut memperkuat tim Indonesia U-22 dalam ajang Piala AFF 2024. Meski, secara usia, adik kandung pemain persebaya Surabaya Oktafianus Fernando itu masih memenuhi persyaratan. Usianya baru 20 tahun.
“Kita tahu bahwa coach Shin menurunkan pemain U-22 untuk AFF Cup 2024. Umur saya masih 20 tahun. Kalau pengin main sih, pengin banget. Sebab, ini buat timnas. Tapi, sayangnya itu bukan jadwal FIFA,” ujar pemain yang kini memperkuat Oxford United di kasta kedua Liga Inggris tersebut.
Ya, AFF Cup 2024 tidak termasuk kalender FIFA Matchday. Artinya, klub berhak melarang pemainnya untuk pergi membela timnas Indonesia. Apalagi, pada periode Desember-Januari, kompetisi domestik di seluruh penjuru dunia sedang bergulir. Termasuk Oxford United, klub Marselino.
“Jadi, ini di luar kendali saya. Keputusan ada di klub,” tegas mantan pemain yang pernah menimba ilmu sepak bola di SSB Bintang Utama Surabaya itu. (fiq/ady)

