Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan Timnas Indonesia harus menempati menempati empat besar di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
Peringatan itu disampaikan Erick Thohir menyusul posisi Timnas Indonesia sekarang yang ada di posisi kelima dalam klasemen Grup C. Jay Idzes dan kolega baru mengoleksi tiga angka hasil tiga kali imbang dan sekali kalah.
"Termasuk evaluasi untuk coach STY, bahwa target kita harus masuk empat besar di grup. Jadi tidak ada tawar-menawar," kata Erick Thohir di Jakarta, Senin (28/10).
Berada di empat besar memang sangat dibutuhkan oleh Timnas Indonesia bila ingin menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.
Sebab, juara dan runner-up grup berhak langsung lolos secara otomatis ke Piala Dunia 2026. Sementara peringkat ketiga dan keempat akan melaju ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Terdekat, Timnas Indonesia akan menghadapi dua pertandingan kandang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta bulan depan. Skuad Garuda akan melawan Jepang (15/11) dan Arab Saudi (19/11).
Dalam dua laga itu, kata Erick Thohir, Timnas Indonesia harus mampu mendapatkan hasil maksimal. Di satu sisi, dia tak memungkiri bahwa level Arab Saudi dan Jepang jauh di atas Garuda.
"Kita lihat lagi maksimal dua laga kandang lawan Jepang dan Saudi yang rankingnya jauh di atas kita," kata Erick Thohir.
"(Tapi) kembali lagi, kalau kita dapat poin di dua game ini bisa jadi tabungan untuk masuk ranking 3, atau 4 supaya bisa play-off lagi," tambah pria yang juga Menteri Badan Usaha Milik Negara ini.
Timnas Indonesia sendiri sampai saat ini tertahan di urutan kelima dengan catatan tanpa kemenangan. Garuda jadi satu-satunya tim yang memiliki catatan itu.
Torehan minor itu tak lepas dari performa dan hasil yang didapat Timnas Indonesia dalam dua laga terakhir periode Oktober lalu, di mana Garuda hanya dapat satu dari target empat angka saat melakoni laga tandang kontra Bahrain dan Tiongkok.
Timnas Indonesia awalnya harus puas bermain imbang 2-2 dengan Bahrain melalui pertandjngan sarat kontroversial. Sementara ketika berjumpa dengan Tiongkok, tim besutan Shin Tae-yong itu menyerah dengan skor 2-1.
Dua hasil negatif itu diakui oleh Erick Thohir meninggalkan kekecewaan mendalam di kubu PSSI, terutama dirinya. "Ya, kecewa. Apalagi waktu lawan Bahrain kan kita sudah leading kita sudah kirim surat protes kepada AFC tembusan FIFA. Putusannya ditolak, ya kita bermain lagi," katanya.
"Tidak mungkin dengan keputusan itu kita melangkah mundur. Kalau lawan China kita kecolongan, makanya saya buat evaluasi. Saya tidak mau salah-salahan siapapun," pungkas Erick.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
