Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Oktober 2024 | 17.08 WIB

Peringatan Keras Erick Thohir ke Shin Tae-yong: Timnas Indonesia Harus Masuk 4 Besar, Tak Ada Tawar Menawar

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan Timnas Indonesia harus menempati menempati empat besar di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)

 
JawaPos.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, kembali mengirimkan peringatan keras kepada Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Dia menegaskan bahwa Garuda hatus bisa masuk empat besar Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Peringatan itu disampaikan Erick Thohir menyusul posisi Timnas Indonesia sekarang yang ada di posisi kelima dalam klasemen Grup C. Jay Idzes dan kolega baru mengoleksi tiga angka hasil tiga kali imbang dan sekali kalah.

"Termasuk evaluasi untuk coach STY, bahwa target kita harus masuk empat besar di grup. Jadi tidak ada tawar-menawar," kata Erick Thohir di Jakarta, Senin (28/10).

Berada di empat besar memang sangat dibutuhkan oleh Timnas Indonesia bila ingin menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.

Sebab, juara dan runner-up grup berhak langsung lolos secara otomatis ke Piala Dunia 2026. Sementara peringkat ketiga dan keempat akan melaju ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Terdekat, Timnas Indonesia akan menghadapi dua pertandingan kandang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta bulan depan. Skuad Garuda akan melawan Jepang (15/11) dan Arab Saudi (19/11).

Dalam dua laga itu, kata Erick Thohir, Timnas Indonesia harus mampu mendapatkan hasil maksimal. Di satu sisi, dia tak memungkiri bahwa level Arab Saudi dan Jepang jauh di atas Garuda.

"Kita lihat lagi maksimal dua laga kandang lawan Jepang dan Saudi yang rankingnya jauh di atas kita," kata Erick Thohir.

"(Tapi) kembali lagi, kalau kita dapat poin di dua game ini bisa jadi tabungan untuk masuk ranking 3, atau 4 supaya bisa play-off lagi," tambah pria yang juga Menteri Badan Usaha Milik Negara ini.

Timnas Indonesia sendiri sampai saat ini tertahan di urutan kelima dengan catatan tanpa kemenangan. Garuda jadi satu-satunya tim yang memiliki catatan itu.

Torehan minor itu tak lepas dari performa dan hasil yang didapat Timnas Indonesia dalam dua laga terakhir periode Oktober lalu, di mana Garuda hanya dapat satu dari target empat angka saat melakoni laga tandang kontra Bahrain dan Tiongkok.

Timnas Indonesia awalnya harus puas bermain imbang 2-2 dengan Bahrain melalui pertandjngan sarat kontroversial. Sementara ketika berjumpa dengan Tiongkok, tim besutan Shin Tae-yong itu menyerah dengan skor 2-1.

Dua hasil negatif itu diakui oleh Erick Thohir meninggalkan kekecewaan mendalam di kubu PSSI, terutama dirinya. "Ya, kecewa. Apalagi waktu lawan Bahrain kan kita sudah leading kita sudah kirim surat protes kepada AFC tembusan FIFA. Putusannya ditolak, ya kita bermain lagi," katanya.

"Tidak mungkin dengan keputusan itu kita melangkah mundur. Kalau lawan China kita kecolongan, makanya saya buat evaluasi. Saya tidak mau salah-salahan siapapun," pungkas Erick.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore