
Rendi (kanan) memasangkan ban captain kepada Ruben sebelum pertandingan Persebaya Surabaya vs Persinga Ngawi di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (16/2/2019).(Persebaya.id)
JawaPos.com — Suasana penuh kekeluargaan dan kekompakan selalu menjadi ciri khas Persebaya Surabaya. Dinamika di dalam tim, baik di lapangan maupun di ruang ganti, selalu disikapi dengan positif oleh para pemain dan ofisial.
Salah satu momen yang sangat menggambarkan nilai-nilai ini terjadi pada 16 Februari 2019, ketika terjadi perpindahan ban kapten dari Rendi Irwan kepada Ruben Sanadi.
Rendi Irwan, yang selama ini menjadi ikon Persebaya Surabaya dan kapten sejak tim berlaga di Liga 2, menyerahkan ban kapten dengan penuh ketulusan kepada Ruben Sanadi.
Rendi adalah sosok yang memimpin tim dengan semangat juang sejak Persebaya Surabaya bangkit dari Liga 2 dan kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Namun, saat tiba waktunya untuk pergantian peran, Rendi menyikapinya dengan sangat lapang dada.
Ruben Sanadi, yang kala itu baru bergabung dengan Persebaya Surabaya pada Liga 1 musim 2018, ditunjuk oleh pelatih untuk memimpin tim sebagai kapten yang baru.
Keputusan ini diterima dengan baik oleh seluruh pemain, termasuk Rendi sendiri. Dukungan Rendi kepada Ruben begitu nyata, hingga dia sendiri yang memasang ban kapten di lengan Ruben sebelum pertandingan melawan Persinga kala itu.
Momen haru terjadi saat Rendi baru selesai menunaikan salat Ashar di ruang ganti tim, dengan tenang dan tulus memasangkan ban kapten di lengan Ruben.
Pemandangan tersebut memperlihatkan betapa besarnya rasa kekeluargaan yang ada di dalam skuad Persebaya Surabaya.
“Kita satu tim. Satu keluarga. Kita harus selalu mendukung satu sama lain. Untuk kebesaran lambang di dada,” kata Rendi dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya.
Kedekatan antara Rendi dan Ruben memang terlihat jelas, baik di latihan maupun di pertandingan. Keduanya tidak hanya kompak di lapangan, tapi juga di luar lapangan.
Momen tersebut semakin kuat saat Rendi mencetak gol di laga melawan Persinga dan langsung berselebrasi bersama Ruben, memperlihatkan dukungan yang tulus dari seorang kapten lama kepada kapten baru.
Ruben Sanadi, yang memulai peran barunya sebagai kapten dengan penuh tanggung jawab, membuktikan keputusan pelatih saat itu tidak salah. “Puji Tuhan kita bisa menang hari ini,” ujar Ruben setelah memimpin Persebaya Surabaya menang di laga itu.
Ruben juga menyampaikan pesannya kepada rekan-rekan satu tim sebelum pertandingan, bahwa yang terpenting adalah bermain dengan enjoy dan fokus, karena dengan kerja keras, hasil akan datang dengan sendirinya.
“Saya berpesan kepada teman-teman sebelum pertandingan, untuk enjoy dan fokus. Kalau kita bekerja keras, hasil akan datang dengan sendirinya,” kata Ruben tentang tugas pertamanya sebagai kapten di laga resmi kala itu.
Kini, lima tahun berlalu sejak momen haru perpindahan ban kapten tersebut. Persebaya Surabaya telah melewati berbagai perjalanan, dan kini Bruno Moreira mewarisi ban kapten untuk memimpin skuad Green Force di Liga 1 Indonesia musim 2024/2025 di bawah komando Paul Munster.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
