
Ranking FIFA Timnas Indonesia masih tertahan setelah ditahan imbang Bahrain 2-2 di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram/@timnasindonesia)
JawaPos.com — Timnas Indonesia berhasil mencatatkan hasil imbang yang penuh perjuangan melawan Bahrain dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (10/10) atau Jumat (11/10) dini hari. Pertandingan yang berlangsung di Bahrain National Stadium tersebut berakhir dengan skor 2-2, dan membawa dampak signifikan pada ranking FIFA kedua tim.
Pada pertandingan ini, Indonesia tertinggal lebih dulu lewat gol Mohamed Jasim Marhoon pada menit ke-15. Tendangan bebas Marhoon yang menghantam mistar gawang lalu masuk, membuka keunggulan bagi Bahrain setelah pelanggaran yang dilakukan Rafael Struick.
Namun, Timnas Indonesia tidak tinggal diam. Mereka terus berusaha keluar dari tekanan meskipun serangan-serangan awal belum cukup efektif untuk menembus pertahanan Bahrain.
Gol penyeimbang akhirnya lahir di masa injury time babak pertama. Ragnar Oratmangoen memanfaatkan kemelut di depan gawang Bahrain dan mencetak gol yang membuat skor menjadi imbang 1-1. Gol ini memberikan suntikan semangat bagi skuad Garuda yang sempat tertekan di awal pertandingan.
Memasuki babak kedua, pelatih Shin Tae-yong melakukan beberapa pergantian pemain untuk mengubah strategi. Eliano Reijnders dan Rizky Ridho masuk menggantikan Sandy Walsh dan Jordi Amat untuk memperkuat lini pertahanan dan serangan Indonesia.
Perubahan ini terbukti berhasil ketika Rafael Struick mencetak gol kedua bagi Timnas Indonesia pada menit ke-74, membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Sayangnya, Indonesia gagal mempertahankan keunggulan mereka hingga akhir laga. Mohamed Jasim Marhoon kembali menjadi momok bagi pertahanan Indonesia dengan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+9. Gol ini memastikan pertandingan berakhir dengan skor 2-2, dan Indonesia harus puas membawa pulang satu poin dari laga tandang ini.
Meski gagal meraih kemenangan, hasil imbang ini membawa dampak positif bagi posisi Indonesia di ranking FIFA. Setelah pertandingan ini, Timnas Indonesia mendapat tambahan 4,39 poin sehingga total poin mereka menjadi 1128,56.
Hal ini membuat peringkat FIFA Indonesia tetap stabil di posisi 129 dunia, sebuah prestasi yang patut dibanggakan mengingat perjuangan di laga tandang yang berat.
Sebaliknya, bagi Bahrain, hasil imbang ini justru membawa dampak negatif. Tim asuhan Dragan Talajic harus merelakan penurunan peringkat FIFA setelah kehilangan 4,39 poin.
Total poin Bahrain setelah pertandingan ini menjadi 1311,1, yang menyebabkan mereka turun dua peringkat ke posisi 78 dunia. Penurunan ini tentu mengecewakan bagi Bahrain, yang sempat berharap untuk mendongkrak peringkat mereka dengan meraih kemenangan atas Indonesia.
Secara statistik, pertandingan ini menunjukkan bahwa kedua tim bermain cukup seimbang. Bahrain lebih unggul dalam penguasaan bola dengan 55%, sementara Indonesia mencatat 45%. Namun, efektivitas serangan balik Indonesia terbukti lebih tajam, meskipun pada akhirnya kedua tim berbagi poin di akhir laga.
Cedera yang dialami winger Timnas Indonesia, Malik Risaldi, pada menit kedua sempat membuat tim tertekan. Benturan keras dengan kapten Bahrain, Waleed Al-Hayam, membuat Malik harus mendapatkan perawatan cepat di pinggir lapangan. Namun, setelah perawatan singkat, Malik kembali bermain dan terus berkontribusi hingga digantikan oleh Marselino Ferdinan pada menit ke-58.
Pertandingan ini juga diwarnai oleh adu fisik yang keras antara pemain kedua tim. Tekel keras dari Ali Haram kepada Calvin Verdonk pada menit ke-11 memunculkan kartu kuning pertama di laga tersebut. Ketegangan terus terasa sepanjang pertandingan, namun Timnas Indonesia mampu menunjukkan daya juang yang tinggi untuk mempertahankan hasil imbang yang berharga.
Selain penampilan solid dari lini pertahanan yang dikawal Mees Hilgers, Jay Idzes, dan kiper Maarten Paes, Shin Tae-yong juga melakukan rotasi pemain yang cermat. Masuknya Nathan Tjoe-A-On di menit-menit akhir bertujuan untuk menjaga keunggulan, meskipun akhirnya Bahrain berhasil menyamakan kedudukan di detik-detik akhir.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
