Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 September 2024 | 18.06 WIB

Paul Munster Nilai Barisan Penyerangnya Kurang Kejam saat Persebaya Surabaya Hanya Imbang 0-0 Hadapi Dewa United

Playmaker Persebaya Surabaya, Fransisco Rivera (kanan), berusaha melewati penjagaan para pemain Dewa United. (Persebaya) - Image

Playmaker Persebaya Surabaya, Fransisco Rivera (kanan), berusaha melewati penjagaan para pemain Dewa United. (Persebaya)

 
JawaPos.com - Persebaya Surabaya masih menjaga rekor belum terkalahkan di kompetisi Liga 1 musim ini. Meski hanya bermain imbang 0-0 saat menjamu Dewa United kemarin (27/9), Persebaya tetap memimpin klasemen. Namun posisinya terancam oleh Borneo FC di posisi dua.
 
 
Persebaya seharusnya bisa meraih kemenangan karena Bruno Moreira dkk. banyak menciptakan peluang. Sebanyak 18 tendangan dilepaskan para pemain Persebaya, sembilan diantaranya mengarah ke gawang.
 
Tidak hanya itu, dikutip dari Instagram Liga 1 Match, secara statistik, Persebaya juga mengkreasi sembilan peluang. Namun di beberapa aspek, Green Force masih kalah. Misalnya ball possession, Dewa United unggul 65 persen, sedangkan tim asuhan Paul Munster hanya menguasai 35 persen.
 
Lalu dari aspek akurasi operan, prosentase yang dibuat Persebaya sebesar 78 persen, sedangkan tamunya diangka 86 persen.
 
Meski demikian, pelatih Green Force Paul Munster mengapresiasi kerja keras tim asuhnya sepanjang 90 menit. Sayangnya finishing lagi-lagi menjadi problem tersendiri para barisan penyerang.
 
”Kami hanya membutuhkan gol pertama dan kami kurang ”kejam”. Secara teknis mereka adalah tim yang bagus, kami mendapatkan satu poin, kecewa, tapi kami akan terus maju,” kata Munster saat konferensi pers usai pertandingan seperti dikutip dari laman Persebaya.
 
Green Force sebenarnya mampu mencetak satu gol pada masa injury time, dimana Malik Risaldi dari sisi kanan mencebloskan bola ke tiang jauh. Sayang sekali, golnya dianulir wasit karena terjebak offside.
 
”Kita bisa melihat semua, pemain kami push dan push untuk mencetak gol. Tetapi sayangnya, itu tidak terjadi. Dan ketika kami mencetak gol, kami offside,” imbuhnya.
 
Sementara itu, Andhika Ramadhani yang mendampingi Munster dalam sesi konferensi pers mengatakan, tambahan satu poin sementara ini masih bisa membuat timnya bertahan di posisi puncak klasemen.
 
”Kami sedikit kecewa dengan hasil yang kami dapatkan. Alhamdulillah, kami mendapatkan satu poin dari kerja keras kami. Itulah sepak bola. Kami menyerang, kami memiliki banyak peluang, tetapi kami tidak memiliki gol saat ini,” tandasnya.
 
Terlepas dari kegagalan Bruno Moreira dkk. mencetak gol, pertahanan Persebaya sejauh ini masih tangguh dan kembali mencatatkan clean sheet.
 
Secara statistik, ketangguhan para pemain bertahan tim kebanggaan Surabaya ini terlihat dari keberhasilan melakukan 10 tekel sukses dan 26 intersep.
 
Lalu melakukan 11 sapuan, serta sukses membuat jajaran penyerang Dewa United mati kutu. Pertahanan yang dikomandoi Slavko Damjanovic ini sukses membuat tim tamu hanya bisa mengreasikan enam peluang dan satu shoot on goal.
 
Kompetisi Liga 1 masih panjang. Maka hal itu bisa dimaksimalkan Paul Munster untuk mencari solusi jitu dalam menambah jumlah gol tiap pertandingan. Karena posisi Green Force di klasemen bisa tergeser jika kesulitan mencetak banyak gol yang bisa berdampak pada kegagalan meraih kemenangan. (*)
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore